Terkait Bright PLN, LSM Garda Indonesia Angkat Bicara

Batam-BN, Pergub 21 tahun 2017 yang menjadi dasar pijakan tentang masalah listrik di Kepri dan secara khususnya di Kota Batam, hingga saat ini masih belum dapat di rasakan sepenuhnya.

Hal ini menjadi sorotan ketua LSM Garda Indonesia, Aldi Braga yang menyatakan terkait konpensasi 10 % yang disebut di Pergub, selama dirinya berada di Batam belum pernah ada.

Bahkan beberapa kali pihaknya mengkonfirmasikan kepada pihak Bright PLN Batam, namun masih belum menanggapi.

“Pihak Bright harus transparan dan ini untuk masyarakat banyak,” Tegas Aldi.

dikatakannya lagi, Pihak Bright PLN Batam ini juga diduga menjual daya ke luar Batam yakni ke Bintan dan Tj.Pinang.

Sementara itu Humas Bright PLN Batam,  Bukti Panggabean,  ketika dimintai konfimasi terkait masalah diatas, belum dapat mengutarakan secara rinci.

Ketika disinggung masalah tehknis dan meminta untuk sekedar memperlihatkan bukti dan realisasi konpensasi 10 % itu secara autentik, Bukti Panggabean tidak dapat mengatakan. “Penyerahannya itu langsung ke pelanggan melalui tagihannya,” jawabnya. (rs)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment