Sertifikasi Tidak Di Bayarkan, Ratusan Guru Di Kabupaten Tolitoli Melakukan Aksi Demonstarasi

TOLITOLI-BN, Ratusan Guru Di Kabupaten Tolitoli kembali mendatangi Gedung DPRD Tolitoli guna meminta pertangungjawaban Badan Keuangan Daerah terhadap sertifikasi guru yang tidak kunjung di bayarkan, Rabu (15/03/2018).

Sejumlah guru yang terdaftar sebagai penerima gaji tunjangan tambahan atau sertifikasi menyesalkan atas tidak di bayarkanya  gaji sergu yang sudah masuk pada triwulan kedua tahun 2018. Padahal pada tahun sebelumnya masih ada sisa gaji sertifikasi guru yang belum terbayarkan.

“Ada apa dengan pengelolaan keuangan di kabupaten Tolitoli ? apa alasan mendasar sehingga kami harus terus terusan menjadi bulan bulanan pemerintah? Karena disini sudah terjadi pembodohan di tahun 2017, kami telah melakukan aksi yang sama dan kenyataanya gaji sergu tersebut bisa di bayarkan, nah sekarang terulang lagi padahal gaji sergu merupakan dana transfer langsung dari APBN yang sudah jelas peruntukknya,” Tegas Abdul Gafar, ketua PGRI Kab Tolitoli.

Aksi para guru ini semakin memanas karena Kepala Badan Keuangan Daerah, Asrul Bantilan tidak kunjung datang untuk memberikan penjelasan terkait dana sertifikasi yang tidak di bayarkan,

Ketua DPRD Andi Ahmad Sarif, saat dimintai keterangan  menegaskan bahwa yang mengetahui secara tehnis mengapa gaji guru tidak dibayarkan adalah Badan Keuangan Daerah sehingga sangat perlu kehadiran Kepala Badan Keuangan Daerah beserta kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan sehingga bisa jelas mengapa gaji sertifikasi guru tidak di bayarkan.

Massa pun berjanji, jika nanti tidak ada kejelasan maka seluruh tenaga pengajar akan melakukan mogok mengajar sampai dengan  Pemerintah Daerah segera melakukan pembayaran gaji sertifikasi guru

Massa mengancam tidak akan ikut melaksanakan kegiatan ujian sekolah dan ujian nasional.(edi/rano)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *