BINPERS.COM

Berita Investigasi Nasional

Puskesmas Pagimana Laksanakan Lokakarya Mini

Pagimana, Sulteng – BN, Kesehatan masyarakat adalah hal penting yang harus mendapat perhatian pemerintah di seluruh lintas sektoral wilayah kerja masing-masing khususnya lembaga pemerintah terkait dibidang kesehatan. Hal ini mengingat faktor kesehatan sangat berpengaruh terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat.
Untuk menjawab hal tersebut, baru-baru ini (22/03) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pagimana melaksanakan Lokakarya Mini yang dibuka langsung oleh Camat Pagimana Bapak Sumitro Balahanti, S.Sos dengan pemateri Plt. Kepala Puskesmas ibu Sulfian, S.Tr.Keb.
Turut hadir pula unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam-Danramil, Kapolsek dan Kepala Urusan Agama) Pagimana, 33 kepala Desa/Lurah dan 36 petugas Bidan Desa sekecamatan Pagimana.
Khusus personil petugas kesehatan dilingkup Puskesmas Pagimana sebanyak 53 orang terdiri atas Aparat Sipil Negara (ASN) 44 orang dan 9 orang lainnya berstatus Pegawai Tidak Tetap Daerah (PTTD) dan Pegawai Harian Lepas (PHL), dengan 1 (satu) orang Dokter Umum.
Camat pagimana saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara menyampaikan, “ASN bukan cuma bertugas memerintah tetapi bertugas melayani masyarakat dan kepada seluruh elemen masyarakat diwilayah Kecamatan Pagimna agar lebih maksimal atau pro-aktif dalam melaksanakan tugas pelayanan publik”.
Masih dari Sumitro, diharapkan keterlibatan semua lintas sektor dalam hal pelayanan kesehatan masyarakat agar nantinya kendala-kendala menyangkut kebutuhan kesehatan masyarakat dapat teratasi.
“Khusus pelayanan kesehatan Desa Baloa Doda kami akui sangat terbatas sekali, program pelayanan daerah terpencil itu empat kali setahun di kelola oleh Unit Pelayanan Terpadu Kabupaten dan Provinsi akan tetapi pihak Puskesmas tetap memperhatikan pelayanan kesehatan saudara-saudara kita yang tinggal di desa terpencil khususnya pelayanan bidang imunisasi anak anak balita,” tutur Plt. Sulpian selaku pemateri dalam Lokakarya Mini kali ini.
Masih dari Sulfian bahwa kendala geografis juga sangat mempengaruhi proses pelayanan petugas bidang terkait mengingat pedesaan yang tersebar di daerah pulau, pesisir pantai dan pegunungan bahkan ada beberapa Desa terpencil yang sulit di jangkau karena tidak memiliki jalan transportasi namun saat ini hal itu sudah diantisipasi dengan memberdayakan Bidan yang ada di masing-masing Desa se kecamatan Pagimana.
Kegiatan yang berlangsung selama 1 (satu) hari ini ditutup langsung oleh Capag Sumitro Balahanti, S.Sos. (tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *