Polres Subang Amankan 50 Karung Beras Sejahtera 10 kg Yang Di Selewengkan Dari Desa Ranca Bango

SUBANG-BN, Berawal dari adanya kecurigaan warga desa Ranca Bango kec.Patok Beusi Kab.Subang Prov.Jawa Barat, atas peristribusian beras sejahtera dari Dinas Sosial sejumlah 927 karung beras yang per karungnya berisi 10 Kg.

Namun diduga dibagikan hanya 802 karung saja kepada warganya, ini terbukti dari adanya surat pernyataan dari beberapa RW yang menerima beras tersebut.

Menurut keterangan salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, membenarkan kejadian tersebut. Sebelumnya beras Sejahtera (RASTA) datang pada hari Rabu tidak langsung di bagikan dengan alasan bahwa turunnya beras hanya 927 karung (10 KG/karung).

Sedangkan data di lapangan masih banyak warga yang layak sehingga pembagian berasnya hanya 5 KG per KK dan dari 927 KK susut menjadi 1.606 KK.Namun yang di terima oleh para RW hanya 802 karung saja,dan 60 karungnya di bawa oleh kepala desa.

“Pada Kamis Malam  sekitar pukul 23:30 WIB saya dengan beberapa warga lainya mendengar dan melihat adanya penemuan beras sejahtera yang berada di luar Desa Ranca Bango tepatnya di Dsn.Kali Aren Ds.Sukamandi Kec.Ciasem di gudang penggilingan padi sebanyak 50 karung (10KG/karung), yang pada malam itu juga langsung di tangani oleh Polsek Patok Beusi dan di angkat kembali ke kantor Desa untuk di perlihatkan kepada warga dan di saksikan oleh warga beras tersebut langsung di amankan dan di bawa ke kantor Polsek Patok Beusi untuk di jadikan barang bukti’’,ujarnya.

Pada hari yang sama di tempat yang berbeda, Ridwan selaku sekdes Desa Ranca Bango kepada media BN/binpers.com mengatakan, sebenarnya pagu beras sejahtera sebanyak 937 karung namun di bagikanya hanya 927 karung sesuai dengan surat pengiriman.

“awalnya pada hari Kamis saat saya masuk kantor merasa kaget ada beras sejahtera di dalam ruangan saya. saat saya menanyakan kepada abah Carya siapa yang menaruh beras tersebut, abah carya menjawab dirinya disuruh oleh kepala desa,” ungkapnya.

Malam harinya beras tersebut sudah tidak ada lagi di dalam kantor Ridwan.

Menurut keterangan, beras sudah di bawa oleh orang yang bernama Siti Asiah sebanyak 50 karung dan uangnya sudah di terima oleh Jana sebagai Kaur Umum dan yang 60 karungnya di bawa oleh PJS kepala desa Ranca Bango.

Bahkan menurut pengakuan Ridwan, kepala desa pernah bilang kepadanya ‘’jangan sekali kali kamu membocorkan rahasia desa’’.

Sementara itu PJS kepala desa Ranca Bango, Nunung Nurjaman ketika di konfirmasi tim Investigasi media BN mengatakan dan mengakui menerima beras sejahtera dari Dinas Sosial sebanyak 927 karung untuk di bagikan kepada 927 KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

Nunung menceritakan sehari setelah pelantikannya sebagai Kades pada hari Jum’at tanggal 26 Januari 2018, dirinya memanggil para RT-RW untuk musyawarah serta mengambil beras tersebut, namun para RT-RW menolak dikarenakan pembagianya tidak tepat sasaran dan harus di adakan pendataan ulang sehingga dari 927 KPM menjadi 1606 KPM itupun hanya 5KG per KPM nya.

“Pada saat pembagian beras, saya tidak mengetahui persis pada waktu itu sedang berada di kecamatan,di situ ada BPD, KAUR PEM, KAUR EKBANG dan KAUR KESRA saja. dan yang 73 karungnya di ambil sendiri secara pribadi oleh RT-RW. Sedangkan yang 50 karungnya saya mendapat telpon dari salah satu anggota Polsek Patok Beusi yaitu Kanit Yaya Setiawan dan yang memindahkan barang tersebut adalah kadori beserta kaur lainya. sampai sekarang masih tersisa 2 karung lagi di Desa,” ungkapnya.(M,Tohir/Atma WK)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment