BINPERS.COM

Berita Investigasi Nasional

Penimbunan Hutan Bakau di Sagulung Desak DHL Ambil Tindakan

Batam-BN, Proyek reklamasi di belakang Kaveling Flamboyan, kelurahan Seipelenggut, Sagulung meskipun baru sebulan beroperasi, proyek tersebut telah menimbun hutan bakau yang menjadi lokasi resapan air seluas satu hektare. Warga sekitarpun bereaksi. Mereka merasa tak nyaman sebab kuatir akan berdampak bagi lingkungan sekitar

Terkait banyaknya penimbunan hutan bakau di kecamatan Sagulung Kota Batam Camat Sagulung, Reza Khadafi meminta pihak PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam segera mengambil tindakan

Dirinya berharap PPNS agar segera turun dan cek. Kalau punya izin ditunjukkan dulu, tapi kalau belum ada izin harus diambil tindakan penghentian. Sebelum berdampak buruk bagi lingkungan di sekitarnya.

Aktivitas proyek reklamasi itu dan memang akan berdampak buruk bagi lingkungan sekitar. Apalagi jika proyek tersebut juga menutup ataupun mempersempit sungai ataupun saluran drainase yang ada.

“Kita sudah ngecek ke lokasi bersama pihak kelurahan dan memang harus segera ditindak lanjuti. Karena itu lokasi resapan air. Apalagi wilayah Sagulung rawan banjir,” ujarnya pada wartawan .

Pihak proyek bahkan sudah dipanggil, namun pihak proyek tidak kooperatif menghadiri panggilan. “Ini akan kami awasi terus. Kami berharap pihak DLH segera turun. Kalau tak punya izin segel. Tak ada cerita lain,” tegas Reza.

Proyek reklamasi yang menimbun hutan bakau di belakang Kavling Melati dan Kavling Kamboja, Kelurahan Sei Pelenggut, Sagulung ditanggapi serius oleh pihak kecamatan Sagulung. Hasmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *