Pembukaan OSN Tingkat Kota Di Ikuti 48 Siswa

Kadis Pendidikan Kota Bitung Julius Ondang S.Pd Bersama Pengawas dan Kepala Sekolah Kota Bitung

Bitung ( sulutgo )-BN, Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Sekolah Dasar di Kota Bitung resmi dibuka hari Kamis (15/3/2018) di sekolah dasar (SD) GMIM I Bitung.

Olimpiade yang memperlombakan mata pelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) ini diikuti oleh siswa terbaik perwakilan kecamatan mereka masing-masing yang sebelumnya sudah diseleksi antar kecamatan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung, Julius Ondang S.Pd.M.Si berharap peserta agar tetap semangat untuk para juara yang akan dipersiapkan ikut OSN, serta akan di beri pendalaman materi dan di bina lebih intensif.

“ Perlu ada pendampingan dari dinas pendidikan Kota Bitung guna menghadapi OSN tingkat provinsi mendatang,”ucapnya.

Di tambahkan oleh ketua panitia OSN tingkat kota, Markus Sinaulan S.Pd,Sekretaris Olin Ngangi S.Pd melalui Bendahara Evlin Emor S.Pd bahwa OSN tingkat kota sudah terselenggara dan ada 8 kecamatan yang ikut dan membawa perwakilan tiap kecamatan masing-masing 3 siswa untuk mata pelajaran matematika, serta 3 siswa untuk mata pelajaran IPA dan  lombanya sudah selesai, dengan menghasilkan 3 siswa pemenang lomba mata pelajaran matematika dan 3 siswa pemenang mata pelajaran IPA yang akan mewakili Kota Bitung di tingkat provinsi.

Siswa Siswi Yang Mengikuti Lomba OSN Tingkat Kota

Adapun OSN ini diikuti sebanyak 48 siswa yang terdiri dari 24 peserta Matematika dan 24 peserta IPA, dan sekolah yang mendapatkan juara, pada lomba OSN mata pelajaran matematika adalah juara I SD Katolik 4 Don Bosco, juara 2 SD Inpres 6/84 Kakenturan, dan juara 3 di dapatkan oleh SD Inpres 7/83 Girian Weru Dua.

Sedangkan pada mata pelajaran IPA, juara 1 SD Inpres Batu Riri, juara 2 SD Gmim Makawidey,dan juara 3 SD Wangurer.

Dalam harapannya, siswa siswi yang mewakili Kota Bitung di tingkat provinsi agar tetap semangat dan selalu siap memberikan yang terbaik buat Kota Bitung dan khususnya untuk nama sekolah sendiri, karena siswa yang ikut lomba OSN tingkat kota melalui seleksi bukan melalui penunjukan.

“Semoga ke depan akan semakin baik dan mampu mengukir prestasi dengan mengharumkan nama sekolah di tingkat provinsi maupun tingkat nasional, “tutupnya.(Sulutgo-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *