Kasus Pembabatan Hutan Manggrove Sama Jatem Pagimana, Aparat Setempat Diduga Kuat Pejam Mata

Luwuk Banggai – BN, Pembabatan hutan mangrove di desa Sama Jatem sampai sekarang tidak ada tindakan yang serius dari pihak penegak hukum yang ada di kabupaten Banggai.

Masyarakat hanya bertanya tanya, apa belum cukup bukti ? Atau ada intervensi dari pihak lain? Atau jug sengaja di diamkan?

Justru ketika pemerintah memprogramkan penanaman pohon bakau/mangrove seribu pohon yang telah  mengeluarkan anggaran negara, namun yang terjadi di desa Sama Jatem malah sebaliknya.

Hutan mangrove yang sudah hidup di babat oleh Foli Hardi untuk kepentingan pribadi, lantas di biarkan begitu saja tanpa tindakan yang serius dari pihak penegak hukum.

Hasil investigasi wartawan binpers.com di lapangan,  terkesan adanya pembiaran dari pihak penegak hukum, sampai sekarang Foli Hardi masih bebas berkeliaran melakukan perusakan lingkungan.

Pertanyaannya? Apakah Foli Hardi kebal hukum? Apakah Foli Hardi tidak bisa di tindak secara hukum? atau sudah ada pembicaraan lain dengan penegak hukum.yang ada di kabupaten Banggai?

“Justru jikalau Foli Hardi tidak ditindak secara tegas, maka dikhawatirkan akan bertambah luas lagi hutan manggrove yang di babatnya,” tutur salah seorang warga masyarakat desa Sama Jatem , Rusli Pangajo.

Hal senada pun diungkapkan oleh seorang tokoh masyarakat, Salim yang mengatakan Kapolsek Pagimana Sudaryanto sudah turun di TKP bersama Kanit Reskrim Ridwan dan sudah mengambil bukti gambar, akan tetapi tidak ada realisasi dari pihak penegak hukum sehingga Foli Hardi dengan angkuhnya mengatakan jika ada yang dapat memenjarakannya (Foli Hardi, Red)) saya akan potong sapi.

“ Perkataan Foli Hardi tersebut disaksikan oleh beberapa warga masyarakat desa Sama Jatem ,” ujar Aling, salah seorang saksi yang membenarkan pernyataan Foli Hardi tersebut.

Aling menambahkan,  kami masyarakat awam merasa bingung dengan hukum atau aturan yang sekarang ini, di televisi seorang nenek yang mengambil kayu bakau untuk di buat kayu bakar eh di tangkap dan di penjarakan, akan tetapi di desa kami ini Foli Hardi sudah membabat puluhan bahkan ratusan pohon manggrove/bakau ternyata aman aman saja.

Masyarakat Desa Sama Jatem berharap agar aparat terkait segera menindaklanjuti kasus ini, jikalau Kepala Desa Foli Hardi tidak ditindak tegas, maka kepercayaan publik terhadap para penegak hukum dikhawatirkan akan luntur. #herman#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *