Cap Go Meh Singkawang Pecahkan 4 Rekor Muri

Singkawang-binpers.com, Hari kelima belas Tahun Baru Imlek atau yang biasa disebut Cap Go Meh ke – 2569 yang jatuh pada tahun 2018 (tahun anjing), dirayakan warga etnis Tionghoa Kalimantan Barat, Jum’at (2/3/2018) yang dipusatkan di Jalan Diponegoro kota Singkawang.

Kegiatan yang di selenggarakan oleh Pemkot melalui Dinas Pariwisata Kota Singkawang  Kalimantan Barat tersebut berjalan cukup meriah serta menarik perhatian baik masyarakat setempat juga masyarakat dari luar Singkawang yang sengaja datang untuk melihat secara langsung pagelaran tersebut.

WhatsApp Image 2018-03-02 at 16.14.23
WhatsApp Image 2018-03-02 at 16.12.56
WhatsApp Image 2018-03-02 at 16.10.50
Cap-Go-Meh-Singkawang-tatung-2

Menurut Ketua Panitia, Bong Li Thiam melalui Humas Panitia, Yoris Anes, pada perayaan kali ini ada beberapa perbedaan dibandingkan perayaan tahun lalu, yaitu dengan pemecahan empat rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) yakni lampion terbanyak, gerbang Cap Go Meh terbesar, Tatung atau orang yang dirasuki roh dewa atau leluhur terbanyak, dan replika naga terbanyak.

“Ini adalah hal yang luar biasa, kami merasa bangga dapat kembali menyelenggarakan acara ini dengan begitu meriah serta mendapat apresiasi positif baik dari masyarakat atau pun Pemerintah”, ungkapnya.

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin

Selain Menteri Agama RI,  Lukman Hakim Saifuddin tampak terlihat beberapa pejabat Pemerintah yang menghadiri, diantaranya Gubernur Kalimantan Barat  Drs.  Cornelis Dan wakil Gubernur Drs. Christiandi Sanjaya dan Kapolda Kalbar, Pangdam XII Tanjung Pura serta yang lainnya.

Menteri Agama RI,  Lukman Hakim Saifuddin sebagai perwakilan Presiden Joko Widodo yang berhalangan hadir, diberikan kehormatan untuk membuka festival tahunan itu serta menyampaikan beberapa sambutan atas nama Presiden RI.

Dari hasil pantauan tim Wartawan media BN/binpers.com, perayaan Cap Go Meh pada tahun 2018 ini berlangsung lebih meriah dari tahun sebelumnya, situasi kondunsif pun dapat tercapai berkat kesigapan aparat Polri dan TNI yang berjaga sepanjang acara.

“Diharapkan setiap tahun kegiatan acara Cap Go Meh ini dapat lebih meriah lagi, karena kegiatan ini sudah menjadi salah satu kegiatan wisata di Singkawang,” komentar dari salah satu pengunjung. (Mujiyono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *