BINPERS

Berita Investigasi Nasional

Aparat Gabungan Amankan Ratusan Anak Panah Dari Ilaga

TIMIKA-BN, Aparat gabungan TNI, Brimob dan Polres Mimika, Rabu (14/3) sekitar pukul 09.30 WIT, mengamankan ratusan anak panah dan busur yang dibawa dari Ilaga ke Timika di terminal Bandara Mozes Kilangin.

Selain mengamankan ratusan anak panah, aparat gabungan juga mengamankan sekitar 21 oknum warga yang membawa alat perang tersebut.

Ratusan anak panah dan busur, serta 21 oknum warga tersebut, kemudian dibawa langsung ke Polsek Mimika Baru (Miru) untuk di proses lebih lanjut.

Kapolsek KP3 Kawasan Bandara Mozes Kilangin, Iptu Robert Tamaela yang ditemui wartawan kemarin menjelaskan pihaknya menerima laporan dari Polsek Ilaga, bahwa ada sekelompok oknum warga yang akan melakukan penerbangan dari Ilaga dengan menggunakan jasa penerbangan perintis.

“Kami sudah monitor karena ada rekan kita di Ilaga yang kasih info ke kita bahwa ada masyarakat yang mau turun ke Timika, dengan membawa alat perang. Tapi saat mau diamankan barang bawaan yakni anak panah dan busur itu, mereka tidak mau, Akhirnya rekan kita yang di Ilaga kontak kita, makanya kita amankan disini (Terminal Bandara Mozes Kilangin red),”jelas Kapolsek.

Untuk jumlah barang bukti sendiri kata Tamaela, berjumlah sekitar 500 sampai 600 anak panah, jadi kami sudah laporkan ke pak Kapolres untuk langka-langka yang kami ambil di bandara, sebelum mereka keluar dari bandara.

“Makanya pimpinan kami perintahkan untuk segera amankan mereka bersama barang bukti, untuk mencegah jangan sampai alat perang ini disalah gunakan mengingat kondisi kamtibmas di Timika khususnya di Kwamki Narama lagi terjadi konflik,”ucapnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rudi Priyosantoso, SH SIK MH melalui Kaur Bin Ops (KBO) Polres Mimika, Iptu Rannu, SH dalam kesempatan yang berbeda menjelaskan bahwa puluhan oknum warga tersebut saat ini dilakukan pendataan oleh Satreskrim Polres Mimika untuk mengetahui siapa saja yang pemilik dari ratusan anak panah maupun busur tersebut.

“Kita data mereka dulu, kemudian kita amankan di Polsek Miru sambil kita lihat siapa saja yang punya alat perang ini maka kita akan proses sesuai aturan hukum yang berlaku,”jelasnya.

Sementara dari pantauan  di Terminal Bandara Mozes Kilangin, ke 21 oknum warga ini tiba di Timika dengan menumpangi dua fligh penerbangan. Yang mana untuk flig pertama berjumlah 14 orang, bersama ratusan anak panah dan busur dengan menumpangi pesawat Dimonim Air. Kemudian untuk fligh yang kedua berjumlah tujuh orang dengan menumpangi pesawat Susi Air.SMMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *