Oknum Guru Diduga Lakukan Perbuatan Tidak Senonoh Terhadap Anak Didiknya

 

Subang-BN, Dunia pendidikan kembali tercoreng nama baiknya oleh perbuatan oknum seorang guru guru SDN Ki Hajar Dewantara Kec.Pusaka Nagara, Kab.Subang, Jawa Barat berinisial DAR.

Oknum guru tersebut diduga telah melakukan perbuatan pelecehan seksual terhadap anak didiknya yang masih dibawah umur. Ironisnya hal ini dilakukan oleh DAR berulangkali ditempatnya mengajar.

Dar memulai perlakuan asusila saat tugas awal di SDN Cemara Ds.Patimban Kec.Pusaka Nagara Kab.Subang, terhadap 2 orang muridnya.

Namun entah mengapa kasus tersebut ditutup dan DAR sendiri hanya mendapatkan hukuman dimutasi dari tempatnya mengajar.

Menurut salah seorang narasumber yang masih rekan satu profesinya dan enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa DAR diduga sering melakukan tindakan Asusila terhadap anak didiknya sendiri khususnya anak didik perempuan kelas V.

Petualangan oknum guru tersebut ternyata berlanjut ditempat tugas barunya yaitu di SDN Simpang Ds. Simpang kec.Pusaka Nagara.

Di sinilah oknum guru DAR diduga mulai membuat rencana busuk untuk mencari mangsa dengan modus pemeriksaan kesehatan khusus siswa kelas V, dan munculah 3 orang korban yang merupakan anak didiknya sendiri berinisial My, An dan Ap.

Tim Investigasi media BN/binpers.com yang berhasil menemui salah seorang korban berinisial My, mendapatkan pengakuan bahwa dirinya memang telah mendapatkan perlakuan tidak senonoh dari DAR.

Berita Terkait Jawa Barat

” Waktu itu, pak guru (DAR,red) akan melaksanakan pemeriksaan kesehatan khusus anak kelas V, lalu kelasnya ditutup, pemeriksaan dimulai dari murid laki-laki terlebih dulu, setelah itu baru murid perempuan. Saya dan kedua teman saya dapat giliran terakhir. Saya awalnya disuruh membuka rok seragam sekolah lalu disuruh lepas celana dalam, setelah itu jari pa guru (DAR,red) dimasukan ke anu saya (kemaluan,red) berkali-kali, katanya takut ada penyakitnya,” tutur My dengan polos.

Kemudian setelah itu, menurut MY, DAR berbisik ketelingannya ” Jangan memberitahu orang tuamu, kalau kamu kasih tau orang tua mu, nanti ada polisi akan ke rumah orang tua kamu”.

Orang tua My membenarkan atas kejadian yang menimpa anaknya disekolah, dan anaknya pun keesokan harinya tidak mau pergi ke sekolah karena takut.

Menurutnya lagi, kejadian ini juga menimpa teman satu kelas anaknya yang bernama AN & AP. kejadian ini sudah dilaporkan kepada SDN Simpang kec. Pusaka Nagara, namun hasilnya oknum guru DAR hanya di pindah ke SDN Ki Hajar Dewantara yang masih satu kecamatan yaitu kec.Pusaka Nagara.

Ditempat lain Tim jurnalis BN/binpers.com mendapatkan informasi lain terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh DAR dari teman sesama pengajar yang minta namanya dirahasiakan , dia menyebutkan bahwa oknum guru tersebut sering melakukan modus seperti itu.

“ Menurut saya melanggar UU No .23 Tahun 2002,tentang Perlindungan anak, dan di KUHP juga jelas ada pasalnya, terus terang saja kami dari unsur pendidik merasa malu instansi kami hancur akibat ulah segelintir oknum guru yang notabene pendidik dan kami berharap aparat terkait menindak tegas oknum guru tersebut,” tegasnya. ( Liputan Eko HS/Kodarisman/Tohir beserta Tim investigasi ).

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment