Bupati Polman Eskpose Potensi Daerah Didepan Investor

POLMAN, SULBAR ( BN)-Bupati Polewali Mandar, HA.Ibrahim Masdar didampingi Sekda Polewali Mandar, Ir. H.Andi Ismail A. Makkarumpa, MP dan para pembantunya menyampaikan kepada tamunya, Delegasi Lahad Datu, Sabah Malaysia tentang potensi dimiliki Kabupaten Polewali Mandar provinsi Sulawesi Barat, Indonesia. Ekspose disampaikan Bupati Andi Ibrahim Masdar kepada delegasi Lahad Dato Sabah Malaysia itu, dalam rangka melakukan kerjasama antara pemerintah Lahad Dato, Sabah Malaysia di berbagai bidang seiring dengan dibukanya pelayaran Internasional antara Lahad Datu, Sabah Malaysia dengan Polewali Mandar provinsi Sulbar, Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Silopo kecamatan Binuang kabupaten Polewali Mandar, Selasa (30/1-2018) dirujab Bupati Polman, yang dihadiri Delegasi Malaysia dipimpin langsung oleh Dist Officer Assistant ( Wakil Bupati) Lahad Datu, Malaysia, Fazree Bin Sairi.

Menurut Bupati Ibrahim Masdar, Kabupaten Polewali Mandar merupakan Kabupaten yang terbanyak jumlah penduduknya dari enam Kabupaten di provinsi Sulbar dengan perbatasan Kabupaten Pinrang provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia dengan memiliki cukup banyak potensi yang perlu dikembangkan dan ditata dengan baik agar mampu meningkatkatkan income perkapita masyarakatnya.

Adapun potensi dimiliki Polewali Mandar yang cukup menjanjikan jika dilakukan kerjasama untuk mengelolannya, seperti sektor pertanian sebagai komoditi unggulan sebagai manifestasi penyanggah kebutuhan pokok berupa beras di Sulbar maupun provinsi lainnya di Indonesia, bahkan Polewali Mandar sendiri telah melakukan pengiriman beras ke DKI Jakarta, Banten, Kaltim, Papua dan sejumlah provinsi di Indonesia. Selain itu, tambah Ibrahim Masdar, Polewali Mandar juga memiliki potensi perkebunan kakao, kelapa dalam dan ibrida yang bisa diolah yang kini telah diolah sebagai kopra putih tanpa diasapi seperti beberapa tahun silam, jambu mete dan rotan, bahkan Polman juga memiliki hutan, baik hutan lindungi mapun hutan produksi. Misalnya, Rotan, Damar, Pinus dan berbagai jenis Kayu seperti jati putih dan sangong, nato dll. Disamping komoditi pertanian dan perkebunan, Polman juga memiliki potensi lainnya seperti Tambang Mineral, dan Galena ( tima hitam sebagai bahan AKI dan Baterei), dan Biji besi.Termasuk Peternakan, populasinya cukup banyak seperti sapi,pupolasinya mencapai 26.185 ekor pada tahun 2004 dan  kerbau, populasinya mencapai 14.506 ekor pada tahun 2004 dan kambing dan ayam ras maupun itik lokal.

Lebih jauh Bupati Ibrahim Masdar menjelaskan, Kabupaten Polewali Mandar terbesar jumlah penduduknya di antara enam Kabupaten di provinsi Sulbar dengan luas wilayah 2.022,30 KM2 dengan 16 kecamatan dan 144 desa dan 132 kelurahan dengan berbagai kekayaan sumber daya alam yang sangat berpotensi dikelola dan dikerjasamakan dengan pemerintah Lahad Datu, Sabah Malaysia.

Dalam kesepakatan melalui MOU ada tujuh item menjadi kesepakatan kerjasama, yang sebelumnya di drafnya bahas di obyek wisata alam Salu Pajan desa Batetangnga, yakni Bidang Sosial, Bidang Ekonomi, Bidang Tenaga Kerja, Bidang Pendidikan, Bidang Budaya, Bidang Olahraga dan Bidang Pariwisata, yang ditandatangani bersama kedua negara tersebut melalui Bupati Polewali Mandar-Indonesia, HA.Ibrahim Masdar dan Dist Officer Assistant ( Wakil Bupati Lahad Datu, Sabah Malaysia,Fazree Bin Sairi dan diketahui Gubernur Sulbar, HA.Ibrahim Masdar dan disaksikan kedua belah pihak, bertempat di atas KM Cattleya Express, Rabu (31/1-2018), pukul 17.30 wita dan disaksikan oleh Delegasi investor dari Lahad Datu, Sabah Malaysi, Ketua DPRD Sulbar, Ketua DPRD Polewali Mandar, unsur Forkopinda, Sulbar dan Polman, Sekda Polman, HA.Ismai.AM dan sejumlah pejabat teras provinsi maupun Kabupaten Polewali Mandar. (Laporan : Andi Rasyid Mordani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *