AMPD Pertanyakan Keabsahan Ijazah Salah seorang Kandidat

POLMAN, SULBAR ( BIN Pers.com) Sekitar ratusan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Demorasi ( AMPD) Kabupaten Polewali Mandar, Kamis ( 8/2-2018) melakukan aksi damai didepan kantor KPUD Polewali Mandar provinsi Sulbar.

Dalam orasinya, dipimpin Koordinator lapangan, Hasbi meminta kepada KPUD Polman terkait dugaan keabsahan ijazah dimiliki salah seorang peserta pilkada Polman tahun 2018, agar melakukan klarifikasi bahwa apakah yang ditemukan AMPD juga ditemukan oleh KPUD Polman dan pihak KPUD sendiri telah melakukan klarifikasi lagsung ke phak sekolah yang mengeluarkan Ijazah atas nama AIM sehingga versi KPUD Polman tianggap tidak ada masalah dari Ijazah tersebut.

Menurut Hasbi, apapun bentuknya yang telah disampaikan oleh pihak KPUD Polman berdasarkan informasi diterima AMPD dan dinas terait maupun dari pihak sekolah sama yang AMPD sampaikan, Ijazah yang dikeluarkan, pihak AMPD meilat ada dugaan perbedaan antara foto copy satu dengan foto copy berkas yang lainnya, yakni Ijazah yang dikeluarkan SMA Cokroaminoto. Selain itu, tambah Hasbi, adanya keterangan dari pihak sekolah bahwa Ijazah itu harus dilegalisir sebelum di masukkan di KPU.

 Lebih jauh Hasbi menjelaskan, ada penyampaian secara langsung dari pihak sekolah yang menyampaikan bahwa dimana di Yayasan Cokroaminoto ini ada dua sekolah,yang pertama adalah SMA Cokroaminoto dan kedua SMA Cokroaminoto naungan Yayasan Sari tetapi anehnya, yang melakukan legalisir Ijazah milik oknum salah seorang kandidat Bupati Polman 2018 itu adalah pihak SMA Cokroaminoto.

 Setelah diverefikasi, dimana pihak kepala sekolah telah menyampaikan, kalau murid atau siswa yang ada di Yayasan Sari itu, tidak diperbolehkan melegalisir Ijazah di SMA Cokroaminoto, padahal sesungguhnya, AIM adalah alumni SAM Cokroaminoto, bukan SMA Cokroaminoto Yayasan Sari sehingga patut dipertanyakan keabsahannya, kata Hasbi.

Dalam kesempatan itu, Hasbi juga menyampaikan, selain meminta klarifikasi tentang dugaan keabsahan Ijazah dimiliki salah seorang kadidat Bupati Polman juga pihaknya AMPD juga minta agar pihak KPUD sebagai penyelenggara pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Polewali Mandar, tanggal 27 Juni 2018 mendatang bersikap netral dan independen serta tidak berpihak pada salah satu kandidat sehingga pelaksanaan pemilukada berkualitas dan melahirkan pemimpin yang manah.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPUD Polewali Mandar, M.Danial Anwar menegaskan, sesuai regulasi, penundaan penetaapan paslon itu, tidak mungkin dilakukan karena proses tahapan pemilukada telah dilakukan dan pihaknya menyarankan kepada pengunjukrasa agar tuntutannya disampaikan langsung kepada Panwaslih Polewali Mandar karena panwas merupakan gerbang utama kalau ada pelanggaran adminitrasi, pidana dan kode etik. Jika Panwas menyatakan ada pelanggaran atau ada persyaratan tidak terpenuhi kemudian merekomendasikan  untuk dilakukan verefikasi ulang dan penundaan tahapan, KPUD Polman wajib  untuk menindaklanjutinya, kata Danial.

Setelah para pendemo menyerahkan salinan foto copy salah seorang kandidat yang diduga memiliki Ijazah, keabsahannya diragukan, langsung menuju kantor Panwaslih Polewali Mandar untuk melakukan tuntutannya. Sementara Ketua Panwaslih Polman, Suaib Alimuddin  berjanji akan melakukan kajian mengenai tuntutan AMPD dan pihaknya segera memanggil pihak pelapor dan KPU Polman untuk klarifikasi kebenaran disampaikan pengunjukrasa yang tergabung dalam AMPD tersebut. (Andira Mordani).

 

Berita Terkait Sulselbar :

Kampung Mampie Terancam Akibat Abrasi

POLMAN- SULBAR (binpers.com), Puluhan Kepala Keluarga yang bermukim di dusun Mampie desa Galeso kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polman provinsi Sulbar kini dirundung rasa khawatir. Betapa tidak, dusun Mampie sebagai salah satu destinasi wisata Bahari, kini terancam lantaran sepanjang pantai Mampie terkena abrasi sehingga dapat mengancam keberadaan warga yang bermukim di dataran tersebut. Menurut Kepala Dusun Mampie, Darwis, setiap kali pasang surut air laut diperkirakan terkikis lagi dan daratan tekikis mencapai 3 hingga 5 meter sehingga daratan Mampie yan dihuni puluhan kepala keluarga dan jumlah penduduk ratusan Jiwa terancam keselamatannya akibat abrasi…

0 comments

Hakim Vonis Bebas Empat Eks Pimpinan DPRD Sulbar

MAMUJU, SULBAR (binpers.com).- Setelah menyita cukup banyak waktu proses dugaan kasus korupsi APBD Sulbar tahun anggaran 2016 dengan melibatkan empat pimpinan DPRD Sulbar menjadi terdakwa sehingga membuat keempat pimpinan DPRD Sulbar ( Ketua dan tiga wakil Ketua) di PAW oleh partainya lantaran tersandung dugaan kasus korupsi APBD 2016 dengan tuntutan Jaksa 7 tahun penjara dengan dengan Rp 200 juta subsider 2 bulan. Namun akhirnya Majelis Hakim dipimpin oleh Beslin Sihombing menjatuhkan vonis bebas ke empat terdakwa, Senin tanggal 10 September 2018. Keempat mantan pimpinan DPRD Sulbar dimaksud, adalah Andi Mappangara…

0 comments

Dana Rp 19 M Ludes, Pembangunan Rusunawa Tidak Dimanfaatkan

Polman-(Sulbar), BN- Pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (RUSUNAWA) untuk MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) bertempat di depan Markas Kompi Senapan B 721/ Makkasau, Kelurahan Madatte  Kecamatan Polewali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat pada hari Jumat (27/5/16) yang lalu. Kontruksi bangunan yang direncanakan pemerintah pusat berdasarkan usulan Pemkab Polman, bangunan ini  berlantai 5 dengan jumlah kamar 114, masing-masing lantai sebanyak 24 kamar dan dilengkapi dengan ruang pertemuan warga, Mini Market dan fasilitas lainnya. Perencanaan pembangunannya ditargetkan selesai pada akhir tahun 2016 dan dikerjakan oleh perusahaan BUMN sebagai pemenang tender di pusat PT. Istaka…

0 comments

Bupati Lantik Sekda Pasangkayu

Pasangkayu-(Sulbar), BN – Bupati Pasangkayu Ir. H. Agus Ambo Djiwa, MP akhirnya resmi melantik Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasangkayu Firman, S.Pi, MP, di ruang pola Kantor Bupati Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat,  pada hari Jum’at (3/8/18). Pelantikan tersebut disaksikan oleh Wabup Pasangkayu, H. Muhammad Saal, Wakapolres Matra Kompol Takdir Daud, SH, Dandim 1427 Pasangkayu, Letkol. Kadir Tangdiesak, S.Ag.,MM.,M.I.Pol, Staf Ahli Gubernur Sulbar Zulkifli Manggazali, serta para unsur Forkopimda, dan pimpinan OPD Kabupaten  Pasangkayu. Dalam keterangan persnya, Firman yang juga merupakan mantan Kepala Bappeda Pasangkayu, berkomitmen untuk menjalankan amanah dan tanggung jawab serta kepercayaan…

0 comments

Resmi Dilantik Jadi Kadis, Budiyansa Fokus Wujudkan Visi Misi Agus-Saal

Pasangkayu, (Sulbar) BN – Bupati Pasangkayu, Ir. H. Agus Ambo Djiwa, MP akhirnya resmi melantik Budiyansa, ST sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), setelah sebelum menjabat sebagai Pelaksana Tugas (PLT) di ruang Pola Kantor Bupati, pada hari Kamis (16/8/218). Selain Kadis PU, Bupati Agus juga melantik Mujahid, S.sos sebagai Kepala Dinas Perkebunan dan peternakan, berdasarkan perubahan. Dalam penyampainnya, Bupati Pasangkayu berpesan agar kepala Dinas yang telah dilantik bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas yang telah diberikan kepadanya. “Jabatan ini adalah amanah yang sudah ditakdirkan, sehingga kita tidak boleh mengelak, harus dijalani dengan…

0 comments

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment