Bupat Pati Dampingi Menteri Pertanian Panen Raya Padi Di Sukolilo Pati

Pati-BN, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman hadir dalam panen raya di Desa Wotan Kecamatan Sukolilo, Pati, Rabu (7/2/2018).

Kedatangan Menteri Pertanian didampingi oleh Aster Kasad Mayjen TNI Supartodi, Kasdam IV/ Diponegoro Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari, Aster Kasdam IV/Dip Kol Inf Amrin Ibrahim, Sarkawi Rauf ketua KPPU (Komisi pengawasan persaingan usaha pusat), Dirjen tanaman pangan Kementerian Pertanian Dr. Ir. Sumardjo Gatot Irianto, MS. DAA, Anggota DPD RI Hj. Denty Eka Widi Pratiwi, S.E., M.H, Dirjen PDN Kemendag RI Tjahya Widayanti, Staf Kementan RI Ir Suhud, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Djarod Padakopa, Bulog Jateng, Forkopinda Kabupaten Pati, Pimpinan DPRD Kab Pati, SKPD Kabupaten Pati, Kepala Bulog Kabupaten Pati, Kepala Desa se-Kecamatan Sukolilo, Para Petani disekitar wilayah Kecamatan Sukolilo.

Dalam Sambutannya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan Presiden RI Joko Widodo memberi bantuan alat pertanian naik 2000 persen, perbaikan irigasi serta bantuan benih gratis dan asuransi pertama dalam sejarah RI, hal ini sebagai bentuk kecintaan Presiden kepada Petani.

” Saya akan kirim bantuan 40 unit alat pertanian ke Pati, ini merupakan bantuan yang terbanyak yang di terima wilayah kabupaten. Pangan merupakan kekuatan kedaulatan negara dan sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan negara sehingga mari kita pertahankan swasembada pangan” , imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto menyampaikan panen raya di desa Wotan kecamatan Sukolilo, Pati yang merupakan lumbung padi, dimana akhir Januari sudah mulai panen padi, luas lahan seluas 1700 ha yang akan di panen dan di kategorikan wilayah surplus serta tiap tahun bisa 2 kali panen.

” Saya mengharapkan kita tidak usah impor beras tetapi silahkan hasil pertanian padi di Pati saja yang di beli agar harganya bisa meningkat dan mensejahterakan petani “, tambahnya.

Disisi lain, Aster Kasad Mayjen TNI Supartodi menyampaikan petani jangan takut karena hasil panen nantinya akan di beli langsung Cash di lapangan, Pembelian hasil panen petani akan di koordinasikan dengan Bulog setempat. Jangan kuatir petani rugi, petani harus untung dan saya mengapresiasi Dandim Pati karena di wilayah Pati pertama kali padi di beli secara Cash atau langsung di lapangan.(Indro BN)

Berita Terkait Jawa Tengah :

Miras Hasil Operasi Polres Pati Dimusnahkan Di Depan Kantor Bupati

Pati BN, Sedikitnya 5.193 botol minuman keras hasil operasi Polres Pati dimusnahkan di depan Kantor Bupati Pati. (Rabu, 6 Juni

0 comments

Kapolres Pati Pimpin Sertijab Wakapolres,Kasat Binmas Dan Kapolsek

Pati BN, Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, S.I.K, M.Si memimpin serah terima jabatan dan pengambilan sumpah paga keempat Formasi atau

0 comments

Nuansa Ramadhan Gusdurian Pati Dan Komunitas Lintas Agama Bagi 5000 Takjil

Pati BN,  Sedikitnya satu ton takjil dibagikan oleh Sejumlah Komunitas di perempetan bangjo Jago Pati. Minggu, 27 Mei 2018. Komunitas

0 comments

IKKP Bersama Perum Bulog Bagikan 1800 Paket Sembako Kepada Dhuafa Pati

Pati BN-Juwana,jumat1/6/2018 pukul 14.00 wib. Ikatan Keluarga Kabupaten Pati (IKKP) bersama Perum Bulog membagikan 1800 paket sembako kepada para dhuafa

0 comments

Bupati dan Wabup Awali Tarling 1929H di Masjid Al Mukaromah Juwana

Pati BN. Rutinitas tarawih keliling (tarling) di berbagai daerah saat Ramadhan kembali dilakukan jajaran petinggi di kabupaten Pati. Mengawali tarling

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *