Tower BTS Bodong Paksakan pembangunannya …!!! Padahal Disegel Satpol PP

Bandung – BN, Pemasangan Tower Base Transceiver Station (BTS) salah satu operator seluler sempat terhenti karena distop pekerjaanya oleh Satpol PP karena diduga tidak mengantongi izin.

Tetapi kenyataan hal tersebut hanya modus kucing-kucingan. Para pekerja memanfaatkan kelengahan aparat dengan kembali melanjutkan pemasangan tower BTS tersebut, bahkan tower tersebut sudah berdiri kokoh dan siap digunakan di lokasi yang berada di Desa Panenjoan Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung. Kepala Init pol PP Kecamatan Cicalengka menerangkan, pembangunan tower tersebut terbukti telah melanggar Perda.

Karena itu, pihaknya melakukan penetapan paksa.”Pelanggaran khusus-nya pada pasal kontruksi bangunan gedung diperbolehkan setelah pemilik memperoleh izin men-dirikan bangunan,” terangnya kepada Binpers.com.

Tak hanya itu, pelanggaran juga terdapat pada prosedur pendirian BTS. Karenanya, ia mengaku kaget bangunan itu sudah berdiri tegak tanpa lebih dulu memenuhi perizinannya.

”Saya sudah komunikasi dengan beberapa dinas terkait. Setelah mendapat rekomendasi kami akan tindak segera dengan penyegelan kembali,”jelasnya.

Selain itu, sambung dia banyak warga yang keberatan dengan bangunan tersebut. Lantaran di desa Panenjoan telah terdapat lebih dari dua BTS. ”Kenapa harus diperbanyak BTS padahal di dekat lokasi sudah ada BTS,” ucapnyaDitempat terpisah Kepala Desa Panenjoan, H.Asep mengaku, akan menyerahkan persoalan tersebut pada Pol PP kecamatan.

Meskipun, yang ia dengar dari pihak pengembang belum mengantongi izin. ”Sempat ada masalah dengan pemilik lahan.Tapi sudah selesai ,” ucapnya. (Gunarto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *