Swalayan Serba 8.000 Sagulung Di Razia, BPOM Batam Sita Ratusan Cosmetik Ilegal

Batam- binpers.com, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam bersama Polisi Militer (PM) dan Polda Kepri melakukan razia di Batam Ria Swalayan Serba 8.000, tepatnya di Sagulung, Selasa (9/1) sekitar pukul 16.30 WIB.

Hasil dari razia tersebut, BPOM menyita ratusan box atau karton cosmetik berbagai merek dengan jumlah 11 item, mulai dari merek bedak, shampo, cat tanpa nomor registrasi pemeriksaan BPOM Batam. Ratusan cosmetik ilegal ini pun dibawa ke kantor menggunakan mobil truk untuk diperiksa lebih lanjut, dan dijadikan Barang Bukti (BB).

Ratusan cosmetik ilegal dengan jumlah 11 item mulai dari merek bedak, shampo dan cat rambut dan lainnya tanpa nomor registrasi pemeriksaan BPOM Batam,” kata kepala BPOM Batam, Alex Sander, dilokasi.

Alex juga mengatakan untuk tahun 2018 ini penindakan seperti ini baru dilakukan tapi baru kali ini di tempat, dan 1 lagi ditempat lainnya dan tetap ditemukan produk ilegal yang berasal dari Cina, Malaysia dan Korea serta negara lainnya.

Untuk sementara bahwa produk ini ditahan dulu sambil penyelidikan selanjutnya. Pihaknya juga berhasil mengamankan 1 orang penjual produk ini. Pasalnya produk ini sangat berbahaya bila digunakan.

Ini merupakan operasi gabungan di Batam. Ada 1 gudang yang diperiksa dan satu penjual yang diamankan,” jelasnya lagi.

Bahwa swalayan Batam Ria serba 8.000 memang dikenal sebagai sentra aksesoris dan kosmetik murah. Namun sayang banyak sekali kosmetik ilegal dan tanpa izin edar.

Ribuan cosmetik tersebut masuk ke Batam melalui jalur laut hingga ke pelabuhan tikus. Namun awalnya datang barang ini dari Malaysia. “Di sini kosmetik ilegal banyak. Kosmetik ini distribusikan bukan hanya Batuaji dan Sagulung saja tapi ditempat lainnya,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan jika pihaknya tak akan berhenti untuk melakukan penindakan seperti ini. Dan masih banyak ditempat lain akan tetapi masih dilakukan pembinaan, namun apabila tetap membandel akan diambil tindakan tegas.TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *