Sidang Penistaan Agama Apong Kembali Digelar

BATAM-BN, Persidangan yang didakwakan kepada Sugiono alias Apong yakni Penistaan agama masuk kepada mendengar saksi yang dihadirkan oleh Jpu (jaksa penuntut umum) Yogi P Sh (15/01/2018).

Bahwa kemudian pada Hari Minggu tanggal 15 oktober 2017 para warga yang tinggal di Perumahan Tibun Masyeba Gading Mas mengetahui perbuatan terdakwa dan sekira pukul 06.00 WIB para warga yang mayoritas beragama muslim mendatangi rumah terdakwa karena merasa bahwa terdakwa telah melakukan penodaan terhadap agama lslam.

Bahwa perbuatan Terdakwa tersebut mengakibatkan kemarahan umat Islam karena meletakkan lafadz Allah SWT dan Muhammad SAW serta ayat suci Al-Quran di tempat persembahyangan umat Konghucu yang merupakan bentuk penodaan terhadap ajaran agama lslam.Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam Pidana dalam pasal 156a hurup a kuhp

Rw Samsudin dan Rt Khairul didalam persidangan terlihat sedikit tegang sebab terlihat ketika ditanya oleh hakim ada beberapa jawaban yang tidak bisa di jawab oleh saksi terlihat saat hakim menanyakan siapa yang melaporkan, saksi tersebut terlihat bingung”saya tidak tahu siapa yang lapor” ungkap saksi

Dan tidak dapat menjawab nya,namun setelah pertanyaan diperjelas oleh hakim barulah saksi menjawab nya bahwa yang melaporkan terdakwa apong adalah saksi dan saksi mengatakan “namun atas desakan warga” ungkap nya lagi

Rt khairul juga membenarkan bahwa terdakwa sudah terdaftar  diperumahan tersebut sebagi warga yakni  di Perumahan Tiban Masyeba Gading mas Blok B6 No kec. Sekupang Kota Batam

Rt khairul juga menerangkan bahwa benda majig yang juga dijadikan barang bukti itu tidak terlihat dari luar, ungkap saksi lagi

Bahwa saksi khairul mengatakan adalah benar Sugiono Alias Opang warga disana sejak Oktober 2017 yang menurut warga disana Bisa mengobati orang kerasukan, namun warga marah karena ada lafalds Allah SWT dan M.SAW digantung di tempat sembahyang yang menurut kepercayaan warga tionghoa sementara terdakwa bukan lah agama Islam,Rw Samsudin mengatakan dia juga minta maaf dan tidak melakukan perlawanan.

Sidang ini akan dilanjutkan minggu depan dilanjutkan mendengar saksi ahli(rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *