Lapas Kelas II-B Sampit Peringati Maulid Nabi

“Dirangkaikan dengan Ceramah Agama,Penampilan Hadrah dari Warga Binaan ,Penyerahan Batuan,dan Pemberian Remisi kepada 37 Warga Binaan

 

KOTIM-KALTENG.BINPERS.COM – Lapas kelas II-B Sampit berhasil dan sukses mengadakan Acara Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Saw pada Hari Rabu 13 Desember 2017, yang dihadiri oleh Ratusan warga binaan dan Petugas Lapas serta tamu undangan dari perwakilan dua Kabupaten yakni Kab.Seruyan dan Kab.Kotim serta dihadiri oleh Kepala Divisi Permasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Tengah.

Informasi yang berhasil dihimpun oleh Wartawan Berita Investigasi Nasional binpers.com bahwa : Acara peringatan tersebut berlangsung dengan sukses dan hikmat dengan menampilkan penceramah handal dari Kota Sampit Bapak Ust Dahlawi .yang terkenal sangat jenaka dan sangat lucu  saat menyampaikan ceramahnya,sehinggga para tamu undangan yang mendengarkan ceramah tersebut tidak merasa bosan dan merasa waktu yang dipergunakan untuk ceramah sangat singkat.

Beberapa Sindiran tanjam dan halus untuk kebaikan bersama terutama untuk memperbaiki ahlak dan moral terlontar dari ceramah ust Dahlawi , dengan jenaka dan lucunya sehingga tamu undangan dan warga binaan merasa tersentuh dan senang mendengarkan ceramah tersebut,setelah itu acara dihibur oleh Group hadrah dari Warga Binaan Lapas Sampit.

Kalapas Sampit M.Khairon  Usai Acara  mengatakan bahwa,”Partisipasi Pemkab Kotim  dalam hal membantu  Lapas kelas II-B Sampit selama ini luar biasa diantaranya fasilitas pelayanan Medis,mulai dari tenaga medis dan perlengkapan medisnya,”Ujar Khairon.

“Hari ini dan selama ini Pemkab Kotim banyak sekali memberikan bantuan kepada pihak Lapas,dan hari ini Pemkab  Seruyan juga turut memberikan bantuan,”Jelas Khairon.

Bupati Kotim yang diwakili oleh Plt.Sekda Kotim Halikinnor usai Acara menyerahkan bantuan satu Unit Mobil Operasional Untuk Kepala Lapas Sampit agar mempermudah kinerjanya Kalapas.

Dikatakan Oleh Halikinnor,“ Bantuan yang diberikan Pemkab Kotim selama ini kepada warga binaan untuk mengurangi beban mereka dan memberikan pelayanan yang maksimal agar pasilitas umum seperti penyedian air cukup, untuk melayani mereka semua meskipun jumlah mereka banyak,” Jelas Halikin.

Kepala Devisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Tengah Antonius dalam pidatonya mengatakan ,”Ada  37 orang Warga Binaan Lapas kelas II-B  Sampit hari ini yang mendapat Remisi atau pengurangan hukuman, hari ini ada 17 yang orang dinyatakan langsung bebas,” UjarAntonius.

“Pemberian Remisi ini merupakan salah satu upaya percepatan yang dilakukan pihak Lapas untuk menangani kelebihan Kapasitas , pengelolaan database dari lapas sudah dilakukan secara online ,sehingga pihaknya dapat memantau jumlah penghuni dilapas,”Ungkap  nya.

Terpisah Antonius menjelaskan,” Terkait Remisi kasus korupsi Alkes RSUD Dr.Murjani Sampit  dr. Yuendri Irawanto  yang hingga saat ini belum juga dikabulkan bahwa,permasalahan ini tergantung keputusan Kementrian Hukum dan HAM,karena Kementrian sangat Selektif dalam penanganan napi kasus korupsi. Sebab katagori kasus semacam itu sangat ketat diawasi oleh Lembaga Anti Korupsi,”Jelas Antonius.

Sebagaimana telah diketahui bahwa dr.Yuendri Irawanto  Mantan Direktur RSUD dr.Murjani Sampit menjadi Narapidana akibat terseret kasus korupsi Alkes yang diponis hakim lima tahun penjara  , dia ditahan sejak 20 Januari 2014  silam, sebelumnya Yuendri  menjalani program asimilasi sejak 19 September 2017 sebagai dokter konsultan  untuk unit tranfusi Darah (UTD) dan tenaga dokter untuk Palang Merah Indonesia (PMI).

Rupanya nasip Yuendri berbeda dengan nasipnya  dr.Ratna yang hukuman nya lebih lama dari pada Yuerndri dalam kasus yang sama yakni putusan hakim enam tahun penjara,dr Ratna bakal bebas lebih dahulu dari pada dr.Yuendri pasalnya Ratna mendapat Remisi atau pengurangan hukuman selama 15 bulan sedangkan dr.Yuendri masih belum  mendapatkan Remisi hingga saat ini.

Terkait dengan rencana pembangunan Lapas di Seruyan, Antonius menjelaskan bahwa pihaknya mendorong Kabupaten Seruyan untuk segera membangun Lapas,jika Pemkab Seruyan sudah siap membangun dan sudah menyiapkan tanah prosesnya tidak akan lama.

“Pada dasarnya proses ini tidak lama dari kementrian, yang penting ada bukti hibah dari Pemkab Seruyan sudah diserahkan kepada kami disertai dengan surat rekomendasi dari Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Seruyan prosesnya tidak akan lama,”Jelas Antonius.

Dicontohkan oleh Antonius “Prosesnya akan cepat jika ada lahan yang dihibahkan oleh Pemkab,seperti hal nya di Palangka Raya saat ini sedang membangun Lapas khusus perempuan dan anak,” Pungkasnya.

Disisi lain Antonius mengatakan ,” Kemenkumham tidak akan tutup mata kepada Pemkab Kotim yang selama ini peduli terhadap warga binaan dilapas kelas II-B Sampit, dan dianggap sangat membantu kinerja dibawah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) ,karena itu pihaknya  berwacana akan memberikan penghargaan soal HAM ini kepada Pemkab Kotim pada hari Dharma Pemasyarakatan ke-53 tahun 2018 yang akan datang,Bupati Kotim Rencananya akan diundang untuk menereima penghargaan itu” Tambah Antonius.

Ketua DPRD Seruyan “H.Ahmad Ruswandi” Usai Acara mengatakan,” Kurang lebih 200 orang Warga binaan yang berasal dari Kabupaten Suyan mengungsi di Lapas Kelas II-B Sampit ini ,karena Seruyan belum memiliki Rumah Tahanan atau Lapas,oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Seruyan akan mewacanakan membangun Lapas di Seruyan,” Kata Ruswandi.

Menurut Pria yang akrap dipanggil Iwan ini dia akan segera berkoordinasi terkait rencana pembangunan Lapas ini dengan Bupati Seruyan,” Pada dasarnya saya sangat mendukung jika dibangun di Seruyan,”Ujar Iwan .

Diakhir acara Pihak Lapas pun tidak lupa menyerahkan Cindra mata kepada Pemkab Kotim,Pemkab Seruyan dan Kakanwil berupa hasil kerajinan warga binaan Lapas Kelas II-B Sampit secara simbolis kemudian diakhiri dengan penyerahaan Remisi secara Simbolis yang diwakili salah satu warga binaan untuk menerima Remisi itu. (Penulis Misnato Koordinator Wilayah Kalteng pada Tabloid Berita Investigasi Nasional / binpers.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *