Proyek Jembatan Sei Kandang Unit 7 Daur Ulang ?

Muaro Jambi, BINPERS.COM – Salah satu Anggaran dari APBD Kabupaten Muaro Jambi Proyek Jembatan Sei Kandang Unit 7 Kecamatan Sungai Bahar Selatan diduga kuat terindikasi korupsi. Hal ini diduga dengan tidak mengedepankan Perpres No 54 Tahun 2010, sebagaimana telah dirubah menjadi Perpres No 70 Tahun 2012, tentang Pengadaan Barang dan Jasa serta Undang-undang No 14 Tahun 2008, tentang keterbukaan Informasi Publik.

Menurut hasil investigasi di lapangan, Proyek Infrastruktur Jembatan Sei Kandang 2 dan 3 Unit 7 Sungai Bahar dua kali memakan anggaran dari Pemerintahan Kabupaten Muaro Jambi. Jembatan yang dibangun dengan mengunakan rakitan kayu Bulian, kini diduga kuat dilakukan daur pengerjaan kembali oleh Pemerintahan dengan menggunakan kadar besi siku dan tidak mengunakan pemancang pondasi tiang beton.

Proyek Jembatan yang digarap oleh PT. Wijaya Kusuma Mandiri tersebut terkesan seakan tertutup, salah satunya spesifikasi volume pekerjaan tidak tercantum volume atau nilai anggaran pada papan proyek.

Salah satu anggota masyarakat yang dikonfirmasi terkait pekerjaan Jembatan kembali yang mengunakan Anggaran dari APBD Muaro Jambi mengatakan, merasa senang dengan adanya pengerjaan kembali Jembatan itu, (Red).

“Tetapi , masalah uang anggaran untuk pembangunan saya kurang tau, yang penting Jembatan itu bisa dijalani,” terangnya.

Hingga berita ini dimuat, redaksi belum menerima konfirmasi dari pihak-pihak yang berkompeten dengan proyek tersebut diatas. (TIM INVESTIGASI WRC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *