Judi Dadu dan Cikoko Ditaman Jodoh Batam Diduga Tak Tersentuh Hukum

Batam, BINPERS.COM – Kuat dugaan sulitnya pemberantasan judi dadu guncang atau Cingkoko, bola bola angka, dan biji kapur ”diduga adanya bekingan dari oknum pihak keamanan di taman Jodoh Boulevard Kota Batam,

Dulu dicanangkan sebagai Taman indah yang berhiaskan lampu-lampu bercahaya terang dan tempat duduk yang tertata rapi, kini diduga telah berubah fungsi menjadi arena perjudian, layaknya sebuah kasino,walaupun sudah digusur oleh pemko Batam.

Pasalnya, dari pantauan awak media dilokasi, terdapat 3 (tiga) lokasi yang menyajikan permainan bagi pengunjung dan penikmat judi.di kawasan kecamatan batu Ampar kelurahan Sei Jodoh di Bawah kawasan Polsek Batuampar.

Jenis permainan ini merupakan “dadu guncang atau Cingkoko, bola bola angka, dan biji kapur. Keramaian dilokasi tersebut juga sering mengundang penasaran pengunjung yang sekedar berjalan-jalan sembari menikmati suasana malam”.

Maka tak heran, ada yang tertarik untuk ikut melihat permaian-permainan yang menjanjikan kemenangan ini. Namun, warga yang merasa terganggu mengaku hanya bisa menyayangkan keberadaan judi tersebut.

Selain itu, para penjudi dadu ini seakan tidak dibatasi usianya. Siapa saja dapat mengikuti judi pasang angka itu. Rata-rata pelaku pemain judi, memasang uang diatas Rp10 ribu. Judi dadu ini juga kerap beroperasi sekitar pukul 18.00 Wib hingga tengah malam bahkan hingga subuh pagi.

Zal salah satu pengunjung yang ditemui awak media, mengatakan, aktivitas judi di Taman Jodoh sudah berlangsung lama.

Abang gak usah heran kalo judi ditempat ini, bebas dan transparan.” kata Zal dengan senyumnya.namuan sangat disayangakan kondisi ekonomi saat sekarang untuk kota Batam merosot dratis dengan kurang pekerjaan dulunya Batam tempat kerja galangan banyak buka sekarang banyak yang tutup.

Padahal, sesuai KUHP Pasal 303, setiap permainan yang berkemungkinan mendapatkan keuntungan dan bergantung pada peruntungan atau kemahiran pemain serta melibatkan pertaruhan di dalamnya, maka perbuatan tersebut adalah Judi.

Namun pada kenyataannya Pasal 303 KUHP tersebut di “kangkangi” oleh para judi .Bahkan ada oknum-oknum yang diduga berupaya membekingi mereka, sehingga para judi bermain tanpa was-was dengan leluasa.

Namun lokasi yang berada di jodoh tersebut tentunya,tak lepas dari pihak pemko Batam di bawah Kawasan Lurah setempat dan camat setempat serta polsek setempat.Awak media mencoba mengkonfirmasi kepada Kapolsek Batu Ampar belum dapat dikomfirmasi. TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *