Kabid Perumahan: Awas Memang Kalau Ada Pemeriksaan Ibu, Bilang Banyak Pengalihan

PASANGKAYU, Sulbar (binpers.com)-Kepala bidang perumahan dan tata ruang, diduga melakukan pengancaman terhadap masyarakat desa Maponu yang menerima bantuan program stimulan bedah rumah, di Maponu, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Mamuju Utara, Sulbar, kamis (21/9/2017).

Menurut warga yang minta namanya tidak disebutkan bahwa Kepala Bidang tersebut mendatanginya bersama dengan Kepala Desa Maponu untuk menyampaikan bahwa pihak wartawan dan lsm sudah mengakui bahwa perhitungan di dalam pengambilan bahan sudah tepat jumlahnya.

“Kata mereka wartawan dan lsm sudah membenarkan jumlah pengambilan yang dinilai sesuai” ujarnya.

Namun demikian, masyarakat yang merasa dicurangi tetap menolak penyampaian dari kepala bidang tersebut.

“Kami tetap menolak pak, karena kami benar, sehingga dia (kabid-red) mengancam kami agar jangan sampai pada saat ada pemeriksaan mereka mengatakan banyak pengalihan” tuturnya.

Ketua lsm Kipfa Matra, Rudy Usman, saat dikonfirmasi terkait hal tersebut membantah tudingan tersebut, menurutnya pihaknya hanya melakukan konfirmasi dan mediasi dengan kepala Dinas Perumahan dan Tata Ruang, bukan menyetujui dasar perhitungan dari Dinas terkait.

“Kami bertemu Kadis dan Kabid hanya melakukan konfirmasi dan mediasi terkait dugaan warga terhadap makelar bedah rumah (masdar-red), agar segera ditindaklanjuti oleh dinas selaku pelaksana tekhnis karena puluhan warga merasa dicurangi” jelas Rudy kepada media ini via telfon, jumat (22/9/2017).

Lanjut Rudy, tidak sepantasnya dia (kabid-red) membawa-bawa nama wartawan dan lsm dalam persoalan tersebut karena kami hanya menjalankan tugas selaku sosial kontrol (fungsi pengawasan).

“Apalagi jika ada kesan menakut-nakuti atau berupaya meyakinkan dan melemahkan masyarakat dengan membawa-bawa nama lembaga kami, jelas kami tidak terima” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang yang dikonfirmasi melalui Kepala Dinas Perumahan dan Tata Ruang Matra, belum memberikan keterangan.

“Saya masih di acara sail tomini di Parigi, nanti ketemu di kantor” ujarnya.

Dimintai keterangan tentang nomor handphone kabidnya, sampai berita ini diorbitkan belum ada balasan.***Nadir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *