PERMAK Indramayu Demo di Depan Gedung KPK

Indramayu, BINPERS.COM – Pada hari kamis tanggal 7 september 2017, mulai Pukul 0.9.00 wib s/d pukul 0.11,22 wib, masyarakat Indramayu yang tergabung dalam Pergerakan Masyarakat Untuk keadilan Indramayu (PERMAK), terdiri dari elemen, Mahasiswa, Lira Indramayu, Ansor Indramayu, Komunitas Nelayan Indramayu, BMI Indramayu, Lsm FBI, Komunitas Petani Indramayu, Lakspedam NU Indramayu, Buruh Indramayu, Lsm AMI DPD, massa berjumlah kurang lebih 100 orang ,menyampekan orasi di depan gedung KPK Jakarta. Dalam orasinya selama lebih dari 2 jam, dan dijaga ketat oleh satuan pengamanan Brimob Polda Metro Jaya.

Dalam Orasinya secara bergantian mereka menyampaikan : 1. KPK agar segera menangkap dan mengusut secara tuntas Bupati Indramayu, Hj Ana Sopanah terkait Gratifikasi pemberian Mobil Pajero pemberian dari sodara Rohadi mantan Panitera pengadilan Negeri Jakarta utara yang terbukti menerima suap dari pengacara Saeful Jamil. Pemberian Mobil Pajero oleh Rohadi, kepada Bupati Indramayu, terkait dengan pengurusan surat izin pendirian Rumah sakit RAYSA milik Rohadi yang terletak di desa kelahiranya yaitu Desa Cikedumg lor, Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu. Mobil tersebut telah diamankan KPK beberapa waktu lalu, namun proses hukumnya belm jelas. 2. Usut tuntas Kasus Korupsi dan Gratifikasi di kabupaten Indramayu, yang selama ini “DIAMANKAN” oleh Rohadi. 3 Segera Periksa Rohadi dalam Kasus gratifikas Pajero dan kasus Korupsi lainya di Indramayu. 4. Tangkap dan adili seluruh pejabat yang terlibat dengan Gratifikasi karena yang menerima Pajero bukan Bupati Indramayu saja.

Setelah massa selesai melakukan orasi selama lebih dari 2 jam ahirnya KPK mau menerima perwakilan sebanyak 6 orang di dalam untuk berdialog tidak lama berdialog. Kemudian perwakilan keluar gedung KPK menyampaikan hasil dari dialognya kepada pengunjuk rasa dan hasilnya bahwa KPK akan segera memanggil Bupati Indramayu dan semua yang terlibat dalam Gratifikasi pajero dan masa pengunjuk rasa ahirnya membubarkan diri.

Di tempat terpisah Media BINPERS.COM yang meliput langsung di lapangan mengonfirmasi Kordinator PERMAK, Hata. Dia mengatakan puas dengan KPK yang telah menerima tanggapannya.

“Kami merasa puas kepada KPK yang menanggapi secara serius unjuk rasa ini, dan kami atas nama PERMAK atau warga kabupaten Indramayu akan mengawal secara serius proses tindakan hukum terkait gratifikasi Bupati Indramayu, Hj Ana Sopamah sehingga hukum di Indonesia benar benar ditegakan tidak tajam kebawah tumpul ke atas, atau tebang pilih dan PERMAK akan mendukung sepenuhnya terhadap Kinerja KPK tentang kasus ini,” ujarnya.

Dikatakannya, sesuai dengan pidato presiden Jokowi beberapa waktu yang lalu menyatakan perang dengan korupsi di indonesia yang sudah semakin parah, dan Rakyat Indonesia sudah waktunya ikut membantu tugas tugas KPK dalam pemberantasan Korupsi.

“Dengan cara sendiri sendiri tentunya dan jangan takut membela kebenaran,” tandasnya.

Media Berita Investigasi Nasional akan sangat serius mengikuti proses hukum terkait Gratifikasi yang melibatkan Bupati Indramayu. (Eko Harisaksonoi/Tim)

Satu tanggapan untuk “PERMAK Indramayu Demo di Depan Gedung KPK

  • 28 Maret 2018 pada 15:43
    Permalink

    Jika benar terlibat gratifikasi, apalagi ada mobil yg disita sbg barang bukti..maka KPK seharusnya tidak mengulur waktu untuk merekomendasikan non aktif bupati indramayu….
    Saya sbg putra asli indramayu merasa sangat malu oleh bupati yance dan skrg istrinya…mau jadi apa indramayu kalau pemimpinnya terlibat KKN terus ?
    Saya himbau juga pd masyarakat indramayu agar melaporkan politik uang setiap menjelang pemilihan wakil rakyat di indramayu…saya sudah sangat malu oleh kelakuan calon wakil rakyat yg melakukan politik uang….jgn biarkan krn uang 50-100 ribu nasib kita sebagai rakyat di injak2 oleh pemimpin zholim…
    Salam jaya selalu PERMAK dermayon

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *