Budi Daya Nilam Desa Ondo-Ondolu Butuh Perhatian Pemda

Luwuk (Sulteng), BINPERS.COM – Komodoti yang dibilang baru dari tumbuhan sejenis rumput ini sudah banyak diminati petani/pekebun di daerah Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah.

Salah satu Desa di Kecamatan Batui Kabupaten Banggai sudah membudidayakan tanaman ini sejak tahun 2010 silam.

Kepada media ini seorang warga yang belakangan dikenal sebagai ketua kelompok Tani menuturkan bahwa,”kami membudidayakan tanaman Nilam ini, awalnya hanya sedikit petani yang menanam namun saat ini hampir semua petani di Desa kami sudah menanami kebun mereka dengan Nilam dan sampai sekarang sudah beberapah kali produksi”.

“Kami sangat membutuhkan uluran tangan Pemerintah Daerah melalui bantuan alat produksi (alat suling) berkapasitas 500 Kg dan tambahan bibit Nilam guna peningkatan produksi,” tambahnya.

Ditempat berbeda Kepala Desa Ondo-Ondolu kepada media ini menuturkan bahwa pihaknya sudah memfasilitasi sekaligus mendorong petani untuk lebih giat lagi membudidayakan tanaman Nilam. “Pemerintah Desa sudah melakukan beberapah hal guna peningkatan produksi yang antara lain memberikan dorongan kepada petani agar lebih giat lagi membudidayakan tanaman Nilam dan merespon keluhan petani dengan memfasilitasi permohonan pengadaan alat produksi Nilam ke pemerintah terkait ingkat atas guna peningkatan produksi dan alhamdulillah permohonan kami direspon oleh pemda Banggai”.

Masih dari Kades, “pada tahun 2013 kami sudah mengajukan proposalnya namun karena satu dan lain hal proposal itu belum direalisasikan. Lalu pada tahun 2017 usulan kami disahuti pemda melalui Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura dengan memberikan bantuan awal berupah alat produksi (alat suling) namun oleh petani kapasitas daya tampung dari tangki bantuan tersebut belum memadai sehingga petani melalui wadah kelompok Tani meminta kepada Pemda untuk menambah alat suling dengan kapasitas 500 Kg”.

Diruang kerjanya, Kepala Seksi Pemasaran dan Pengolahan Hasil bapak yang biasa disapa Pak Yacob kepada awak media Binpers.com menuturkan,”untuk awal kami sudah menyahuti permintaan Kelompok Tani (poktan) Desa Ondo Ondolu dan ini akan ditindak lanjuti ke pimpinan (Kadis-red) merespon permohonan poktan Desa Ondo Ondolu guna penyediaan alat produksi yang lebih besar dengan kapaditas 500 Kg sesuai permintaan poktan dan mudah mudahan tahun ini bisa terealisasi. (Tim/WRC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *