Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati Ke 694

Pati, BINPERS.COM – Upacara Peringatan Hari jadi ke-694 Kabupaten Pati di mulai pukul08.30,yang di ikuti oleh FORKOMPINDA,DPRD Pati dan semua elemen masyarakat kabupaten pati.Dengan inspektur upacara Bupati Pati Haryanto.Beliau berharap masyarakat semakin “guyub rukun”. Pasalnya, nilai dalam kearifan lokal tersebut merupakan modal utama untuk mengantarkan Bumi Mina Tani semakin maju dalam segala aspek.

“Guyub rukun merupakan modal utama warga Pati dan menjadi ruh, untuk semakin bisa bergotong royong meraih prestasi,” ungkapnya dalam upacara yang dihelat di alun-alun Simpang Lima Pati, Senin (07/08/2017).

Lanjut Bupati, peringatan hari jadi ini merupakan sebagai titik tolak lahirnya budaya perubahan yang lebih baik, dan mengantarkan Pati lebih mandiri maju dan sejahtera.

“Bagi masyarakat yang telah melalui perjalanan panjang sejarah Kabupaten Pati hingga sekarang ini, pertemuan ini juga sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tuturnya.

Saat ini, Pati mengalami peningkatkan disemua aspek, baik ekonomi, peningkatan indeks manusia, pendapatan daerah, hingga menurunnya angka kemiskinan. Tidak hanya itu, infrastruktur juga mengalami peningkatan setiap tahunnya, dan mengantarkan Pati menjadi daerah yang mandiri.

“Patut kita syukuri atas pencapaian pembangunan, pelaksanaan program-program pembangunan daerah, pemerintahan, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat secara umum,” jelas Haryanto.

Dia mengingatkan, agar generasi muda tetap melanjutkan perjuangan para pendiri dan pejuang Bumi Mina Tani. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya menjadi penonton saat asing menguasai segala sektor khususnya ekonomi.

“Untuk itu, penguasaan telekomunikasi harus dikuasai agar tidak ketinggalan, persaingan semakin kesini semakin kompetitif. Guyub rukun merupakan modal utama kita,” pintanya.

Selesai upacara peringatan dilanjutkan dengan ziarah ke makam Adipati Tombronegoro di Kampung Kaborongan, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan Pati Kota.

Diketahui, Adipati Tombronegoro merupakan tokoh yang merubah Kadipaten Pesantenan menjadi Kadipaten Pati, dan menjadi bupati pertama, selepas memindah pusat pemerintahan. (Indro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *