SMPN 2 Gabuswetan Diduga Masih Pungut Biaya Terhadap Wali Murid

Indramayu (Jabar), BINPERS.COM – Dinas Pendidikan Pemkab Indramayu harus mengambil sikap tegas terhadap Kepala sekolah SMP yang membuat aturan yang bersebrangan dengan Undang-undang Pendidikan No. 20 Tahun 2003 dan Perda Kabupaten Indramayu No 8 Tahun 2015 bab XX Pasal 39 Ayat (1) tentang pendidikan Dasar 9 Tahun.

Pada peraturan tersebut menjelaskan dilarang memungut biaya terhadap wali murid. Namun hal ini diduga terjadi di SMPN 2 Gabuswetan Kecamatan Gabuswetan Kabupaten indramayu dimana pada Tahun Ajaran 2017/2018, masih saja pembelian seragam masih sekolah diharuskan di sekolah tersebut dengan harga yang cukup lumayan mahal.

Menurut hasil investigasi Media Berita Investigasi Nasional menunjukkan, biaya untuk seragam siswa laki-laki senilai Rp.618,000/siswa dan seragam siswa putri Rp.653,000/siswa, belum juga pungutan lain seperti MPLS (Masa Perkenalan lingkungan Sekolah.Rp 15,000/siswa.

“Belum lagi dalam Rangka Hari Raya Kurban, untuk Kelas VII dan VIII dikenakan Rp.40,000,” ujar salah satu sumber yang bisa dipercaya.

Hal ini terkuak saat tim Investigasi mengkonfermasi beberapa wali murid yang anaknya sekolah di SMPN tersebut. Hingga berita ini dimuat belum ada konfirmasi dari pihak sekolah tersebut. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *