Kapolri Resmikan Aplikasi Amole dan Bhayangkara Football Academy Polres Mimi

Timika, BINPERS.COM – Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam agenda kunjugan kerjanya ke Timika, Jumat(11/8)2017 kemarin, meresmikan (Launching) aplikasi publik berbasis teknologi, yakni Amole Polres Mimika. Launching aplikasi publik Amole ini merupakan respon cepat (quick respon) dari pihak kepolisian untuk mempermudah layanan informasi serta pengaduan masyarakat. Pada saat yang bersamaan orang nomor satu di tubuh Polri tersebut juga meresmikan Bhayangkara Papua Football Academy sebagai wadah pengembangan talenta sepakbola anak-anak sekolah dasar di Papua.

Dua agenda resmi yang diresmikan di Mapolres Mimika di jalan Agimuga Mile 32 tersebut dilakukan dengan tanda menekan tombol launching serta penandatanganan prasasti setelah Kapolri dan rombongannya melaksankan sholat jumat di Masjid Brimob Batalyon B Timika. Prosesi Peresmian Aplikasi publik oleh Kapolri disaksikan langsung sejumlah perwira tinggi Mabes Polri, Kapolda Papua Irjen Pol. Boy Raffly Amar, Kasdam XVII çenderawasih, Brigjen TNI Herman Asaribab,Danlantamal XI Merauoke Brigjen Marinir Bambang Sutrisno beserta jajaran Forkopinda Mimika, termasuk Perwira Polda Papua dan jajaran Polres Mimika. Hadir pula EVP-PTFI, Tony Wenas dan Sony Prasetyo serta disaksikan pula oleh tokoh masyarakat,tokoh agama, tokoh adat serta tamu undangan lainnya.

Kapolri mengatakan bahwa, Program pelayanan publik Amole Polres Mimika merupakan salah satu dari 11 program prioritasnya. Dimana tujuannya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat agar menjadi lebih baik. Karena program ini menggunakan sistim digital. Dan program ini sudah dilaksanakan di beberapa wilayah, seperti Polda Jawa Timur, Metro, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Yogyakarta.

“Sekarang ini sudah Era digital, sehingga program ini akan mempermudakan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan,” kata mantan Kadensus 88 tersebut.

Kapolri juga menyampaikan bahwa,masyarakat yang memiliki aplikasi ini,apabila membutuhkan bantuan dari Kepolisian,maka tinggal menekan Panic Button. Selanjutnya, aparat Kepolisian Polres Mimika langsung memberikan bantuan ke tempat yang dimaksud.Karena aplikasi ini langsung terhubung dengan Command Centre yang ada di Polres Mimika.

“Jadi Program Amole Polres Mimika in merupakan quick respon dari Kepolisian dalam rangka menanggapi bantuan dari masyarakat, “jelasnya.

Perlu diketahui, Program Amole Polres Mimika, harus didownload oleh masyarakat melalui Play Stroe. Didalam aplikasi ini, terdapat fitur-fitur seperti peta yang terintegrasi dengan sistem GPS. Fitur Pos Polisi dan bantuan, dengan konten ini masyarakat bisa melaporkan ke Polres Mimika dan anggota Polisi akan menindaklanjuti berdasarkan posisi pelapor yang terdeteksi sistim GPS yang terintegrasi. Kontak penting yang berisikan nomor-nomor yang langsung click and call. Fitur layanan, berisi apliksi yang terintegrasi, seperti SKCK, SIM online Mabes Polri. Fitur Berita yang berisikan berita resmi Tribrata News. Dan fitur Babinkamtibmas di seluruh wilayah Hukum Polres Mimika.

“Dengan begitu masyarakat sudah dengan mudah mendapatkan akses layanan dan respon cepat polisi setiap ada kejadian atau Hal apapun,”jelasnya.

Usai meresmikan aplikasi publik berbasis online, Kapolri langsung menuju ruangan command center untuk membuka selubung papan nama ruangan tersebut. Sementara itu, pada launching Bhayangkara Papua Football Academy, Kapolri menandainya dengan memberikan kostum serta sepatu dan perlengkapan olahraga sepakbola kepada anak-anak SD di Lapangan Mako Polres Mimika, mile 32 Kapolri mengatakan bahwa, Program ini merupakan bagian dari tugas Babinkamtibmas.

Kapolri juga menambahkan bahwa, Papua ini terkenal dengan olahraga, salah satunya telah dibuktikan oleh klub sepakbolah Persipura yang sudah kesekian kali menjuarai liga indonesia. Generasi Papua punya talenta sepak bola yang mumpuni. Juga terkenal dengan olaraga lainya, seperti tinju, voli, dan atletic.

Pendekatan melalui olaraga kata kapolri merupakan sarana untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat, salah satu contoh menurutnya kalau persipura bertanding semua aktitifitas pasti sepi. Ini bisa dianalisa bahwa energi orang papua yang negatif bisa menjadi positif saya harap dengan adanya wadah bayangkara footbal academy anak-anak menjadi lebih ber energi dalam kegiatan positif kata mantan Kapolda Papua tersebut. (Smm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *