BINPERS

Berita Investigasi Nasional

AIM Kembali Ke Golkar, Eskalasi Politik Di Sulbar Meningkat

Mantan Ketua DPD Golkar Sulbar, H.Anwar Adnan Saleh (pakai lenca)  bersama HA.Ibrahim Masdar

POLMAN (SULBAR), BINPERS.COM – Kembalinya HA.Ibrahim Masdar (AIM) ke partai Golongan karya, yang mengundurkan diri sebagai ketua DPD Polewali Mandar lantaran partai yang selama ini menjadi pijakan secara turun temurun bagi keluarga Masdar Pasmar dalam mengaruhi dunia politik untuk memperkuat kekuasaannya di bumi Tipalayo,( Polman red) dan Sulbar pada umunya ternyata tidak mampu melunakkan DPP partai Golkar untuk mengusung kaka kandungnya, HA.Alibaal Masdar( Gubernur Sulbar red) menuju tahta kepemimpinan Sulbar sehingga lebih memilih mundur sebagai Ketua DPD partai Golkar Kabupaten Polewali Mandar ketika itu dan hengkang ke partai Besutan Surya Paloh, Nasdem sebagi posisi Ketua DPW partai Nasdem Sulawesi Barat menggantikan H.Abd Rahim yang bergeser sebagai Sekretaris DPW partai Nasdem Sulbar. Hanya saja setelah DPP Nasdem melakukan evalusi kembali, maka Abdul Rahim kembali diposisikan sebagai Ketua DPW Nasdem Sulbar dan mencopot HA.Ibrahim Masdar sehingga HA.Ibrahim Masdar kembali ke partai Golkar dengan posisi Ketua DPD provinsi Sulbar, yang selama ini membawanya hingga pucuk pimpinan nomor wahid di Kabupaten Polewali Mandar sebagai bupati terpilih periode 2014- 2019.

Kembalinya Andi Ibrahim Ke partai Golkar setelah mengundurkan diri pasca pilkda Gubernur Sulbar 2016 lalu, membuat eskalasi politik di Polman dan Sulbar meningkat seiring dengan jelang pilkada Bupati dan Wakil Bupati Polman tahun 2018, bahkan bercokonya kembali warna kuning dipundak penentu kebijakan di bumi Tipalayo (Polman) sehingga target pengecetan faslitas perkantoran dan gedung milik pemkab Polman termasuk pagar sekolah maupun asset milik pekab Polman bakal berlajut warna kuning, yang kini sebagian sudah berubah menjadi warna biru (identik warna nasdem) seperti rumah susun(rusuna) di Manding kecamatan Polewali.

Berdasarkan Surat Keputusan DPP partai Nasdem, Bernomor 299-SK/DPP-Nasdem/VII/2017 tertanggal 27 Juli 2017, H.Abdul Rahim, S,Ag kembali menduduki posisi semula yang diberikan kepada H.Andi Ibrahim Masdar beberpa bulan dan dicopot sebagai Ketua DPW partai Nasdem provinsi Sulbar.

HA.Ibrahim Masdar kepada awak media mengaku, ketika dirinya datang di Jakarta untuk menerima penghargaan Sertifikat Adipura dan Adiwiyata Mandiri, dirinya dirinya dipanggil DPP partai Golkar dan diberikan mandate untuk mengendarai partai Golkar pada pemilukada Bupti dan Wakil Bupati Polewali Mandar thun 2018.

Sementara Plt Ketua DPD partai Golkar Sulbar, Ibnu Munzir kepada awak media di Mamuju menyatakan, organisasi partai Golkar memiliki mekanisme yang ingin masuk maupun pindah partai dan mekanisme itu berlaku semua termasuk kader partai Golkar itu sendiri. Apalagi sekarang tengah mengajukan kembali formulir utuk didata sebagai anggota partai berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Ibnu Munzir mengakui, kalau HA.Ibrahim Masdar belum terdata sehingga dirinya tidak yakin kalau A.Ibrahim Masdar telah mendaftar di DPD partai Golkar untuk diusung pada pilkada Bupati dan Wakil Bupati Polman tahun 2018.

Secara terpisah, Ketua DewanHarian DPP partai Golkar, HA.Nurdin Halid ketika berada di Pare-pare untuk melantik Ketua DPD partai Golkar Pare-Pare, Sabtu (5/8-2017) menyatakan, DPP partai Golkar telah mengeluarkan Surat Keputusan pengangkatan HA.Ibrahim Masdar sebagai Ketua DPD partai Golkar provinsi Sulbar.

Menurut Nurdin Halid, DPP partai Golkar memberikan amanah memimpin DPD partai Golkar Sulbar karena A.Ibrahim Masdar belum dilantik oleh DPP partai Nasdem sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Nasdem Sulbar. “ Andi Ibrahim Masdar sudah menyatakan diri menerima amanah itu sebagai Ketua DPD partai Golkar provinsi Sulbar dan segera melakukan konsolidasi dan sosialisasi sementara DPP partai Golkar segera melantik bersangkutan setelah SK diterbitkan”, ungkap balon Gubernur Sulsel. (Andira Mordani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *