Tuntut Haknya, 18 Purn Polri Minta Bantuan Hukum Kapolda Sulbar

POLMAN, SULBAR-BN, Sedikitnya 18 purnawirawan anggota Polri sebagai anggota Primkoppol Polres Polewali Mandar menyurat ke Kapolda Sulbar untuk minta bantuan hukum dan keadilan dalam mendapatkan hak-haknya sebagai anggota koperasi Primkoppol Polres Polewali Mandar, sejak memasuki purnabakti hingga sekarang belum diserahkan oleh pengurus.

Para anggota Primkoppol Resosrt Polewali Mandar melalui Suratnya tanpa nomor. Perihal; Memohon Bantuan Hukum untuk mendapatkan hak-hak anggota koperasi Primkoppol Polres Polman yang telah pensiun, yang ditujukan kepada Kapolda Sulbar tertanggal 17 Maret 2017, yang ditandatangani 18 anggota Primkoppol Polres Polman, yang telah memasuki masa pensiun dengan tembusan Kapolres Polewali Mandar, yang masih dijabat Kapolres Polman, AKBP Agoeng Adi Koerniawan, SH dan telah dua kali pergantian Kapolres, yakni dari AKBP Agoeng Kuoerniawan ke AKBP Adiwijaya dan sekarang, AKBP Hanny Andhika Sabrini sementara Kapolda Sulbar masih dijabat Brigjen Pol. Lukman Wahyu Harianto dan saat ini digantikan Brigjen Pol Nandang. Hanya saja, kata Hasan Basri, sampai sekarang ini belum ada titik terang bagi puluhan anggota Primkoppol Polres Polman tersebut untuk mendapatkan haknya sebagai anggota Primkoppol Polres Polewali Mandar.

Jubir 18 Purn anttota Polri, Hasan Basri kepada Jurnalis BIN Pers.com, Jumat (21/07-2017) di kediamannnya menjelaskan kronologis fenomena dialami anggota Primkoppol Resort Polman, walaupun dirinya bersama anggota lainnya sering mempertanyakan kepada pengurus Primkoppol Polman tentang hak-haknya sebagai anggota Primkoppol Res Polman, baik saat masih aktif sebagai anggota Polri maupun telah memasuki masa pensiun ( purnawirawan) tetapi tidak mendapat respon secara serius, bahkan  dianggap bahwa laporannya itu tidak cukup bukti untuk diproses sehingga bersama rekannya melayankan surat kepada Kapolda Kapolda Sulbar untuk meminta  bantuan hukum atas masalah hak-haknya sebagai anggota primkoppol Polres Polman hingga sekarang belum diberikan oleh pengurus Primkoppol sesuai anggaran AD/ ART Promkoppol Res Polman.

Menurut Hasan Basri, Jubir/perwakilan dari 18 anggota Primkoppol Polres Polewali Mandar sebagai rujukan, laporan hasil tugas audit keuangan Primkoppol Polres Polman oleh Irwasda Polda Sulsel Nomor : B/4881/ XII/2010 tanggal 20 Desember 2010 silam. Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Primkoppol Polres Polman tahun Buku/ kerja 2008 Nomor : : B/267/IX/ 2015/ Reskrim tanggal 20 Oktober 2015 dalam keadaan sehat dengan adanya  SHU sebanyak Rp 443.791.08 termasuk daftar Simpanan anggota per November 2008.

Selain itu, tambah Hasan Basri, Keputusan Nomor: 580//PAD/ KWK.20/VIII/1997 tanggal 4 Agustus 1997 dan Laporan polisi Nomor : LP/B/107/ IV/2014/ Sulselbar/ SPKT/Res Polman, tanggal 14 April 2014, bahkan hasil gelar perkara di Mapolres Polman Nomor : B/267/IX/2015/ Reskrim tanggal 20 Oktober 2015 termasuk hasil gelar perkara di tingkat Polda Sulsel Nomor : B/95//III/ 2016/ Ditreskrimum tanggal 11 Maret 2016 sementara hasil pertemuan dan kesepakatan antara Kapolres Polman, AKBP Agoeng Adi Koerniawan, SH dengan para purnawiran Polri pada bula Juli 2016 serta surat para Purnawirawan Polri tentang permohonan dukungan untuk mendapatkan hak-hak anggota Primkoppol Polres  Polda Sulsel, bahkan dirinya juga pernah menghubungi Kapolres pengganti AKBP Agoeng Adi Koerniawan dan tidak mengetahui persoalan itu dan bersedia menfasilitasi tetapi hingga sekarang belum ada titik terang penyelesaian kasus itu, kata Hasan Basri.

Bagian lain surat ke 18 Purnawiran Polri sebagai anggota Primkoppol Polres Polman, menyebutkan, dari hasil eskpose penyidik bersama Tim auditor Dinas Koperasi dan UKM Polman menyimpulkan, bahwa masih ada data pendukung yang dibutuhkan oleh Tim Auditor untuk kelengkapan dan keakurasian neraca dan laporan keuangan berdasarkan permintaan penyidik ke dinas Koperasi tersebut.

Lebih jauh Hasan Basri menjelaskan, Surat Irwasda Polda Sulsel Nomor: R/ 1632/ IX/2015 tanggal 09 November 2015 pada intinya, memerintahkan penyidik Sat Reskrim Polres Polman untuk bertindak secara profesional, proporsional, transparan serta menyampaikan perkembangan penanganan kasus kepada pelapor dan melaporkan hasil penyelidikan atau penyidikan dalam bentuk lapju kepada kapolda.

Bahkan, hasil pertemuan diruang Kapolres Polman dihadiri Kapolres Polman, AKP Agoeng Adi Koerniawan, SH dengan Kasat Reskrim Polres Polman, Iptu Jefson Sitorus, SH dan oknum Ketua Primkoppol Polres Polman, AKP Sarbini bersama anggota Primkoppol yang sudah purnawirawan Polri sebagai tindak lanjut surat permohonan anggota Primkoppol Polres Polman Nomor : B/01/VII/2016 tanggal 27 Juli 2016, kata Hasan Basri.

Dari hasil pertemuan itu, jelas Hasan Basri, Kapolres memerintahkan kepada Ketua Primkopol Res Polman untuk melaksanakan rapat luar biasa dengan menetapkan waktu tujuh hari kedepan dan mengundang para anggota primkoppol Res Polman, baik masih aktif maupun sudah purnawirawan tetapi pengurus  primkoppol lainnya tidak menindakalanjuti untuk melaksanakan perintah Kapolres Poman, AKBP Agoeng Adi Koerniawan ketika itu dan hingga sekarang belum ada titik terang (hingga berita naik cetak red). Melalui media BIN ini meminta Kapolda Sulbar agar memerintahkan Ketua Primkoppol Polres Polman untuk segera menyelesaikan hak-hak para anggota Primkoppol khususnya bagi purnawirawan Polri, kata Hasan Basri.

“ Hingga sekarang pengurus Primkoppol Res Polman belum dibubarkan dan belum RAT sehingga tanggung  jawab sebagai Pengurus Primkoppol Res Polman untuk menyelesaikan hak-hak anggota Primkoppol masih melekat setiap Pengurus”, tegas Hasan Basri.

 Sementara Ketua Primkoppol Res Polman, yang juga Kapolsek Tinambung, AKP “Sarbini” yang hendak dikonfirmasi Jurnalis BIN Pers.com, Jumat (21/07-2017) tidak berada di tempat. “ Pak Kapolsek lagi keluar dengan suatu urusan”, ujar salah seorang anggota Polri ( Hingga berita ini naik cetak, Ketua Primkoppol Res Polma belum ada konfirmasi red). ( Andira Mordani/ BIN Pers.com).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *