Penebangan Hutan Magrove di Babat Habis

Poso, BN – Deretan Hutan Magrove di Kecamatan Poso Pesisir Utara semakin memprihatinkan, Puluhan Hektar Hutan Bakau Bakal terancam “Musnah ” disulap menjadi Empang.

Kejadian Yang memprihatinkan ini terjadi di Desa Tobe kecamatan Poso Pesisir Utara kabupaten Poso, Telah terjadi Penebangan secara Masif yang berakibat terancamnya tanaman pelindung Abrasi ini.

Saat ini ,terdapat sedikitnya dua Hektar Hutan Magrove ditebang secara sengaja oleh Petambak, parahnya penebangan yang mempergunakan alat berat ini terjadi dengan Alasan sang pemilik Lahan telah mengantongi sertfikat Tanah di atas Hutan Magrove tersebut.

Kelompok Masyarakat Pengawas Kelautan yang dibentuk Pemerintah di wilayah Poso pesisir barat tidak Punya Kuasa membendung pembabatan Hutan Bakau ini,bahkan para Pokmaswas sering bergesekan dengan para perambah Hutan Bakau tersebut.

“Kami sering diancam dan di intimidasi jika kami menegur orang yang merusak habitat bakau, bahkan Kami sering diancam akan di bunuh,” Jelas Salah Seorang Pokmaswas sembari meminta namanya enggan dimediakan.

Ketika ditanyakan tentang peranan pemerintah dalam pelestarian Tanaman Magrove di Desa Tobe, sumber tadi mengatakan bahwa sampai sekarang Dia dan rekan Rekannya tidak pernah diberi Insentif maupun bantuan dari pemerintah.

“Sudah sejak 15 tahun Kami tinggal di pesisir ini,menjaga Hutan Magrove sembari mengelola Empang yang sudah sejak lama kami punya tetapi pemerintah tidak pernah memperhatikan kami, ada SK Kami tetapi hanya sekedar selembar Kertas ” Pungkasnya.(Litbang Sulawesi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *