Kapolres TOUNA Berkomitmen Berantas Narkoba Bersama BNNK

TOUNA- BN, Kepala Kepolisian Resort Tojo una-una (Touna) AKBP Bagus Setiono,S.IK, MH, bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten( BNNK) Touna, menegaskan berkomitmen  memberantas Narkoba didaerah ini.

Hal ini dibuktikan dengan adanya penangkapan terhadap pelaku pengedar sabu berinsial (IR), dan barang bukti sebanyak 16 paket pada tanggal 5 Juni 2017 kemarin,” kata Kapolres Touna AKBP Bagus Setiono S.IK, MH, dalam konferensi Pers diruang Subag Humas Polres setempat, usai sholat Jum’at (14/07).

Kapolres menjelaskan, terkait kasus narkoba yang diduga melibatkan dua oknum anggota Polisi Polres Touna, berinisial SB dan SH mereka masih dalam  proses hukum BNNP Sulteng.

“Dia berkomitmen tanpa pandang bulu untuk memberikan sangsi kepada setiap oknum anggotanya yang bersalah, sesuai undang-undang yang berlaku dengan asas praduga tak bersalah.

Prosesnya, sementara berjalan di BNNP Sulteng, terkait anggotanya yang terlibat menunggu putusan pidana pengadilan, setelah itu proses disiplin dan kode etik,” tegas Kapolres, sembari minta dukungan seluruh elemen masyarakat agar bisa menjalankan tugas dengan maksimal.

“Pemberantasan Narkoba bukan hanya tugas Polisi dan BNN, tetapi juga tanggung jawab semua pihak termasuk masyarakat.

Lanjut Bagus menjelaskan, komitmen pemberantasan narkoba tersebut merupakan program dan kebijakan Presiden RI, termasuk Kapolri, BNN dan Kapolda serta Kapolres.

Sementara Kepala BNNK Touna ,Djohansyah Rahman S.Pd,  pada kesempatan itu memberi apresiasi kepada Kapolres dalam mendukung pemberantasan narkoba diwilayah hukumnya.

“Ini menunjukan komitmen Kapolres untuk mendukung pemberantasan narkoba diwilayah hukumnya secara bersama.

Kami menyampaikan terimah kasih atas komitmen Kapolres yang telah mengamankan dan menyerahkan anggotanya pada pihak BNN, guna menjalani proses hukum selanjutnya,”ungkap Djohansyah, sembari menambahkan kedua oknum anggota tersebut yakni inisial SB dan SH.

Semua pihak diminta peduli membantu pemberantasan narkoba, dimulai dengan membentengi diri dan keluarga agar tidak terjerumus.( Litbang Sulawesi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *