Gas 3 Kg Bersubsidi Negara Dijual 32 Ribu Pertabung

Muaro Jambi-BN, Tabung Gas 3 Kg bersubsidi Negara yang di adakan Pemerintah Indonesia di jual dengan harga tertinggi 32 ribu di Toko atau Warung di Sungai Bahar Kabupaten Muaro Jambi .

Harga Gas 3 Kg Bersubsidi di Jual 32 Ribu di luar Ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang di tentukan Pemerintah dengan Harga 17 Ribu Per Tabung. Sedangkan perkotaan 16 Ribu Pertabung, bahkan ada yang menjual di harga 17 Ribu.

Saat ini Masyarakat sangat ketergantungan dengan Program Pemerintah dengan mengadakan Gas Bersubsidi, tetapi Pemerintah tidak melakukan Master Plan  dan tidak melakukan survey ke Masyarakat yang membutuhkan. Padahal segala bentuk Anggaran sudah di sahkan oleh pemerintah.

Dengan adanya harga yang cukup luar biasa mencapai 32 Ribu Per Tabung  di Toko atau Warung   menyebabkan harga Tabung Gas 3 Kg Bersubsidi tidak Stabil.

Harga ini muncul diduga kuat adanya permainan selaku Penyelengara Negara Pertamina , Agen, maupun Sub Agen atau  Pangkalan atau di duga kuat dengan mengunakan sistim kerjasama. Dari Investigasi banyak Tabung Gas 3 Kg Bersubsidi Negara  di titip di Toko-toko atau Warung-warung, ini menyebabkan harga Gas 3 Bersubsidi Negara di permainkan dengan harga di Luar Ketentuan (HET).

Hal ini diungkapkan Joe, Kalau harga di Toko atau Warung mencapai 32 Ribu, berarti paling sedikit Toko atau Warung mendapat keuntungan 5 Ribu Per Tabung. Berarti 32 Ribu di kurang 5 Ribu sisa 27 Ribu , berarti Toko atau warung membeli Produk Gas 3 Kg 27 ribu pertabung.

Sistim harga ini bisa juga di berlakukan para spikulasi permainan harga Eceran Gas 3 Kg Bersubsidi yang berantai. Sedangkan Produk Pertamina di Marketkan Ke Agen, selaku Agen Pertamina mendapatkan margin setiap penjualan Produk Pertamina ditambah lagi pemilik Agen memiliki lebih satu Agen.

Permainan yang Bersifat Tabung Gas 3 Kg BerSubsidi Negara sering kali terjadi di Indonesia, tidak di Propinsi Jambi aja, tetapi tidak ada Tindakan Tegas bagi Pemimpin Lembaga Aperatur Negara. Apalagi yang bersubjek barang Subsidi, selalu menjadi permainan pelaku-pelaku kejahatan mencari keuntungan besar.

Bagi pelaku kejahatan Gas 3 Kg Bersubsidi  banyak ditemukan pelangaran Undang-undang Migas, sebenarnya Undang-undang Migas kalau di jalankan telah memberi efek jera, bahkan bisa juga di usut sampai Tindakan Ke Korupsi dengan memberlakukan penyalahgunaan Wewenang, karena menjual Produk Lembaga Negara  dengan Mail Adminitrasi di luar Ketentuan atau memperdagangkan di luar ketentuan Harga Eceran Tertinggi yang telah di sahkan Lembaga Negara.

Kalau  Tindak Pidana yang kecil di biarkan, apalagi yang lebih besar atau kelas kakap yang merugikan masyarakat pasti merajalela.

Sudah saatnya pemerintah patuh dan tunduk pada Sumpah dan Janjinya sewaktu menjadi Patriot Lembaga Negara untuk menjalankan tugas dan Fungsinya. Dan Pemimpin dapat membackup kebenaran yang sejati, seruan Joe.

JH. Pardede, dari L-KPK , terkait permainan Migas, meminta Penegakan Hukum mengusut tuntas tanpa Diskriminasi. Karena Migas yang di Subsidi Negara harus tepat Sasaran, apalagi Gas Bersubsidi Negara Masyarakat  sangat ketergantungan. (Divisi WRC)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment