Aparat Kepolisian Buru WP, Penipu Alat Pertanian bernilai Ratusan Juta Rupiah

WP (gbr. kiri) dan beberapa barang yang sudah di temukan di toko toko penyalur / penjual alat dan obat-obatan serta Pupuk Pertanian di Wilayah Indramayu , Cirebon dan Tegal Jawa Tengah yang telah diamankan Polsek setempat (gbr. kanan)

Cirebon-BN, Kamilin, warga Jalan Kedondong RT. 02  RW. 16   No 108 Kelurahan Kemiri muka Kecamatan Beji Kota Depok merasa telah ditipu mentah mentah oleh WP yang mengaku sebagai Manager CV. Agri Wana Trijaya.

Dalam penuturannya seperti yang dilansir oleh wartawan media BN/binpers.com melalui   saudaranya, Benny Heriansyah menjelaskan awal kejadiannya bermula saat  bulan Mei 2017 Kamilin yang memiliki usaha jual beli  produk alat alat pertanian, pupuk serta obat obatan pembasmi rumput dan hama mendapat kontak dari WP yang mengatasnamakan CV. Agri Wana Trijaya yang berdomisili di Tegal Jawa tengah untuk pemesanan order beberapa barang berupa alat semprot (Tanki alat semprot/spray) merk ‘DJINGGO’ 110 tanki ,  pupuk merk  BUAMAX  dan Herbisida merk FOSH UP 486 SL  dan PRIMA UP sebanyak 1600 Liter dan 1500 Liter melalui internet.

Setelah negoisasi disepakati, Kamilin menemui WP dan mereka mengadakan pertemuan untuk pembahasan pengiriman order barang yang diminta oleh WP. Barang pun kemudian dikirim ke tempat tujuan dan WP pun melakukan pembayaran melalui Giro /Bilyed yang jatuh temponya 2 minggu.

Namun alangkah terkejutnya Kamilin, setelah mencoba untuk mencairkan Giro yang bernilai Rp 200 juta lebih tersebut ternyata tidak dapat dicairkan alias Giro tersebut kosong.

Akhirnya dengan perasaan kesal setelah tidak dapat dihubungi melalui pesawat seluler, Kamilin mendatangi kantor WP yang beralamat di Jalan Kapten Soedibyo Kelurahan Debong Lor  Kecamatan Tegal Barat  Jawa Tengah. Namun setelah sampai di sana makin lemas lah Kamilin, karena kantor tersebut ternyata telah kosong tidak ada aktivitas apapun.

Kamilin pun kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tegal dengan nomor Pelaporan – STTLP /66/VI/2017/ Sek Galbar yang saat berita ini di rilis pihak Polsek Tegal sedang melakukan pengembangan kasus tersebut.

“ Ini jelas  penipuan,  harus di bongkar  dan di hentikan agar jangan ada korban lagi dan saya yakin WP tidak sendiri bermain karena pasti ada jaringannya, ini korbannya juga sudah banyak,” Tegas Benny kepada wartawan.

Hingga berita ini diterbitkan Benny Heriansyah bersama aparat Kepolisian terus melakukan pelacakan terhadap WP ke beberapa lokasi yang ditengarai merupakan tempat menjual barang milik Kamilin hasil penipuannya tersebut. Beberapa barang yang sudah berhasil dia jual telah diamankan untuk dijadikan barang bukti lebih lanjut. (Rico)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *