BINPERS

Berita Investigasi Nasional

Jelang Lebaran Id, Bank BPD Cabang Polman Diserbu Nasabahnya

“  Cemas, Optimis Dan Tegang warnai Pencairan Dana Di Bank BPD”

POLMAN, SULBAR (BIN Pers.com) Akibat terlambatnya proses pencairan dana bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulselbar Cabang Polewali Mandar, membuat para nasabah yang umumnya adalah ASN terpaksa harus melakukan antri selama sepekan mondar mandir di Bank BPD hingga menjelang dengan menunggu proses pencairan gaji khususnya gaji 14 yang dikucurkan pemerintah sebagai bentuk THR Idul Fitri 1438 H tahun 2017 M, bahkan sebagian besar diantara mereka dirawut wajahnya tersimpan rasa cemas dan tegang lantaran “deadline Time” pencairan dana hingga hari Kamis karena hari jumat bertepatan dengan hari libur nasional pasca hari raya Idul Fitri 1438 H sementara proses dana di Bank Sulselbar Cabang Polman dinilai lamban dan memang transfer dana dari Bank Sulselbar pusat Makassar baru saja masuk pada malam Rabu sementara kebutuhan sudah sangat mendesak, kata sejumlah bendahara unit kerja dalam lingkup pemkab Polman sembari menambahkan, kemungkinannya pencairannya pihak perbankan tidak mampu menyelesaikan tepat waktu.

 Informasi dihimpung Jurnalis BIN Pers.com, lambannya proses pencairan para nasabah Bank BPD Sulselbar Cabang Polewali Mandar adanya beberapa kendala yang sering menjadi pemandangan setiap tahunnya pada saat menjelang hari raya, baik Idul Fitri maupun idul Adha maupun hari raya besar lainnnya kita saksikan dan para nasabah terpaksa harus meneria dengan lapang dada, walaupun sesungguhnya sangat menyakitkan dan meresahkan, tetapi apa daya sebagai Aparatur Sipil Negara ( ASN), apalagi Bank BPD salah satu Bank milik pemerintah dan ditunjuk oleh pemerintah sebagai pelaksanaan pencairan gaji para pegawai di daerah.

 Selai itu, bukan saja ASN terkena imbas lantaran lambannya proses pencairan dana para nasabah tetapi para pegawai rendahan di setiap SKPD dalam lingkup pemkab Polewali Mandar mengalami keresahan dan bercampur rasa prihatin, apalagi pelaksanaan hari raya Id Fitri 1438 H semakin dekat dan diperpuruk lagi adanya beberpa hari libur sehingga mereka merasa khawatir kalau dirinya tidak bisa menikmati gaji 14 atau lainnya bagi nasabah Bank BPD tersebut, bahkan pendamping Bedah rumah pun dari Dinas Tarkim dan Pertanahan Polman juga mengalami resah karena gaji upah sebagai pendamping terlambat diproses pencaiarannya.

Seperti dialami lelaki Abdul Malik, sebagai Koordinator pendamping Rumah Bedah kecamatan Polewali kepada Jurnalis Indonesia Pos media Group menuturkan, para tenaga pendamping sekarang alami kekhawatiran karena dana sebagai upah pendamping program bedah rumah prosesnya agak terlambat sehingga dirinya didesak oleh Timnya sehingga dirinya menghubungi Pimpinan Cabang Bank BPD Polman untuk mempertanyakan sejauhmana proses pencairan dana para nasabah melalui Bank BPD Sulselbar Polman.

Dari hasil pertemuannnya dengan pimpinan Bank milik daerah itu meminta bersabar karena pihaknya tidak ada unsur kesengajaan hingga terlambat proses pencairan, apalagi dananya baru malam tadi ( malam Rabu red) danya baru masuk direkening melalui Bank BPD sulselbar Cabang Polewali Mandar, kata Malik menirukan ucapan Pincab Bank BPD Sulselbar Polman.

Demikian juga dialami para awak media, akibat lambannya proses pencairan di lakukan setiap SKPD melalui Bank BPD Sulselbar Cabang Polman terpaksa ikut gigit jari, bahkan bendahara disetiap SKPD atau unit kerja lainnya terkesan menghindari kejaran awak media dengan alasan kas untuk anggaran untuk menebus harga langganan media belum cair lantaran lambannya proses pencairan di Bank BPD Sulselbar cabang Polman.

 Sementara Pincab Bank BPD Sulselbar, Andi Mulyadi yang hendak dikonfirmasi megalami jalan buntu. “ Bapak lagi sibuk dan tidak bisa diganggu”, ujar salah seorang security Bank BPD Sulselbar Cabang Polewali Mandar. (Andira)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *