Terkait Dugaan Penipuan, HF Cs. Dilaporkan ke Polda Sulteng

‘Modus Tawarkan Janji Bantuan Hukum’, HF dkk, dilaporkan ke Polda Sulteng Terkait Dugaan Penipuan

Palu,(Sulawesi Tengah), BINPERS.COM – Nasib Naas dialami Hazarudin, dkk., (Pegusaha Tambang Rakyat di Kelurahan Poboya, Kota Palu, Sulawesi Tengah), berharap bisa mendapat bantuan hukum terkait kasus penahanan matrial di Polda Sulteng dan mendapatkan kembali matrial emasnya melalui prosedur hukum, alih alih masalahnya selesai, duit sebanyak Rp. 300.000.000 habis diembat para oknum yang tidak bertanggung jawab.

Adalah oknum dengan inisial (Hf), (Fd), dkk. yang diduga melakukan penipuan dengan dalih menawarkan bantuan hukum dan janji bisa mengeluarkan Material emas yang ditahan Polda Sulteng sesuai prosedur yang ada, namun yang terjadi tidak seperti janji manisnya.

“Awalnya dia meyakinkan saya, dkk bahwa mereka punya kenalan dan relasi banyak di Polda, Kejaksaan, dan Pengadilan, sehingga kami bisa mendapatkan kembali material emas melalui jalur ‘pelelangan’, namun sejak tanggal 4 mei 2016 sampai saat ini tidak sedikitpun kerja atau usaha mereka dalam melakukan hal tersebut terlihat atau terbukti,” ungkap Hazaruddin saat ditemui di rumahnya, Jumat,(12/5/2017).

Lanjut, karena Hf, dkk hanya janji tinggal janji, maka saya, dkk mendesak mereka (Hf, dkk) untuk mengembalikan uang tersebut.

“Sempat dikembalikan Rp. 35.000.000, tanggal (17/12/2016) dengan janji akan mengembalikan sisanya dalam waktu dekat,” ungkap Hazaruddin.

Empat bulan berselang, Hf, dkk pun tak kunjung memenuhi janjinya. Bahkan menantang Hazarudin untuk melaporkan saja.

“Dia (Hf) bilang lapor saja, karena itu saya, melaporkan ke Polda Sulteng,” tutup Hazarudin.

Ketua Badan Pengurus Wilayah LSM KIPFA RI Sulteng, M. Nadir yang turut bersama menyambangi rumah korban penipuan turut prihatin dengan musibah yang dialami korban.

“Kami akan berusaha sebisa mungkin untuk mengawal kasus ini sampai kepersidangan, sehingga bapak bisa mendapatkan keadilan di depan hukum,” janji Nadir.

Sampai berita ini naik secara online di binpers.com, wartawan belum dapat mengkonfirmasi pihak Polda Sulteng, dan Saksi terlapor (Hf). Kendati demikian binpers.com akan terus memantau kasus ini mulai dari penyelidikan, penyidikan, pelimpahan berkas di kejaksaan (P21), dan persidangan.***(team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *