Satuan Narkoba Polres Mimika Amankan Dua Orang Terkait Kepemilikan Sahbu

Timika, BINPERS.COM – Satuan Narkoba Polres Mimika pada senin (17/4) malam mengamankan dan menangkap warga kelurahan Kamoro jaya, SP1 berinisial S yang mana diketahui bahwa, tersangka mulai beroperasi sejak bulan januari 2017 lalu dan merupakan jaringan lama.

“Dia bermain mandiri sejak januari. Ia mantan jaringan dari penangkapan seorang pelaku pada Desember Tahun 2016 yang lalu lapangan futsal jalan Yos Sudarso Sempan kota Timika Papua. Sejak penagkapan itu, dia bermain sendiri. Dia pesan barang sendiri dari Makassar,” kata Kasat Narkoba Polres Mimika, Iptu Lorensius Kordiali kepada wartawan di ruang kerjanya, selasa (18/04(2017).

Selain membekuk tersangka S, sebelumnya Satuan Narkoba Polres Mimika telah membekuk seorang tersangka lainnya berinisial N alias Gondrong yang berperan sebagai kurir.

Dari keterangan N alias Gondrong inilah polisi berhasil membekuk tersangka S, sehingga polisi telah behasil menyita 7,44 gram sahbu dari tangan kedua tersangka.

“Dia jemput sendiri barangnya dari salah satu perusahaan jasa pengiriman barang pada paginya, dan pada malam harinya tim kita berhasil menangkapnya. Tetapi mereka telah menjual setengah gram, uang hasil penjualan sebanyak 1,2 juta berhasil kita amankan dari tersangka N alias Gondrong,” kata Kordiali.

Kordiali menambahkan pula bahwa, tersangka N alias gondrong merupakan kurir dan merupakan orang baru yang mendapat upah Rp50 sampai Rp100 ribu sekali bertransaksi/jualan barang haram tersebut.

Sebelum menagkap tersangka S, Polisi sebelumnya telah memantau operasinya selama tiga minggu.

Selain Sahbu dan uang tunai sebesar Rp 1,2 juta, dari tangan tersangka S, Sat Narkoba Polres Mimika juga menyita satu timbangan digital warna hitam, sendok takar serta satu set plastic klip kecil. Sementara dari tangan tersangka N, Polisi juga menga mankan satu unit Motor Yamaha mio GT beserta satu unit Handphone.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya maka kedua tersangka yakni, S dan N alias Gondrong yang tinggal di kelurahan Kamoro jaya kota Timika Papua tersebut terancam Pasal 112 dan 114 Undang-Undang No 35 Tahun 2009 Tengtang Narkotika dengan Ancaman kurungan lima sampai 20 Tahun. SMB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *