Ketua BPD LSM KIPFA RI Pasangkayu diteror sms bernada ancaman

PASANGKAYU (Sulbar), BINPERS.COM – Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Kelompok Independen Pencari Fakta LSM KIPFA RI Pasangkayu, Rudy, menerima ancaman dari oknum yang mengatasnamakan ‘Aliansi ‘F’, minggu (21/5/2017) pukul 17.45 wita melalui pesan sms dari nomor hp +6285298495xxx

Dugaan sementara hal ini dilakukan oleh simpatisan Kepala Bappeda, karena seperti yang santer diberitakan akhir akhir ini, bahwa LSM KIPFA RI tengah melakukan investigasi terkait sejumlah permasalahan anggaran yang diduga didalangi oleh Bappeda.

“Anda jgn sok jago utk memuat berita soal kepala bappeda kalau cuma mencari uang receh nanti pasti anda akan dtg mengemis k pak ‘F’, anda bs liat wartawan spt A, B dan C’ sdh dibwh ketiakx pak ‘F’ susah mau disentuh pak ‘F’ krn dilindungi oleh ‘B dan dua unsur muspida lainnya sekedar anda tau dan kalau ingin slamat, hormat kami aliansi ‘F “. Demikian petikan sms (yang kami samarkan) dikirim Rudy ke Media ini, minggu (21/05/2017).

Dikatakan Rudy, sangat disayangkan jika oknum tersebut benar-benar orang suruhan Bappeda, karena sudah mencederai unsur Muspida dan Insan Pers di Kabupaten Pasangkayu.

“Itu sudah mencoreng wajah unsur muspida, apalagi oknum tersebut juga menyebut dan merendahkan sejumlah ‘wartawan lokal’ di Pasangkayu” tutur Rudy.

Dikonfirmasi terkait langkah hukum yang akan ditempuh, Rudy mengatakan akan segera menindaklanjuti hal tersebut ke pihak berwajib.

“Secepatnya saya akan menyurat ke Badan Pengurus Pusat (BPP) LSM KIPFA RI, dan memasukkan laporan di Polda Sulawesi Barat agar pelaku bisa terlacak, karena ini sudah mengarah ke kriminalisasi,” tutupnya.

Di tempat terpisah teman media yang tersebut namanya di sms, ketua persatuan wartawan Mamuju Utara (Permata), saat dikonfirmasi via telpon terkait sms tersebut mengatakan tidak mengetahui.

“Saya tidak mengetahui sms tersebut, apalagi melakukannya” tegasnya.

Sementara itu di tempat terpisah Kepala Bappeda saat dikonfirmasi terkait hal tersebut dinomor 085255550xxx sampai berita ini di onlinekan belum memberikan balasan.** Nadir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *