Pilkada Bupati dan Wabup Polman di Ambang Pintu

Pengurus DPC Hanura Rekomendasikan Muh. Tasrif

POLMAN, SULBAR, BINPERS.COM – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) secara konsisten memperjuangkan kembalinya Hati Nurni kedalam dada sanubari seluruh bangsa Indonesia terutama para pemimpinnya. sebagai partai politik, partai Hati Nurani Rakyat yang berazaskan Pancasila tetap mempertahankan NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 1945. Dalam perjuanganya, partai Hati Nurani Rakyat mengedepankan kesadaran “ Illahiah” sebagai sumber perjuangan. Tanpa ragu dengan penuh keyakinan partai Hanura menempatkan “Hati Nurani” sebagai basis perjuangan. Maka wajib hukumnya bagi seluruh kader, pengurus, anggota dan simpatisan partai Hati Nurani Rakyat menjadi agen-agen perjuangan untuk mengembalikan atau menyebarluaskan Hati Nurani Rakyat dalam kehidupan bangsa Indonesia.

Namun patut disayangkan, tidak semua pemimpin yang mendapat tugas dan amanah mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Diantara pemimpin, masih banyak kita temukan yang lupa bahwa mereka dipilih rakyat, harusnya mereka bekerja untuk kepetingan rakyat, bahkan mereka lupa untuk mempertanggungjawabkan kinerjanya kepada rakyat khususnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Selain itu, telah terjadi pengingkaran sumpah janji kepada rakyat yang memilihnya, bahkan terjadi pengkhianatan terhadap rakyat dan konstitusi yang telah memberi mandat kepadanya.

Begitu banyak pemimpin yang sudah lupa diri, mereka itu tidak lagi mengabdi tetapi menikmati serta mengesploitasi jabatannya tanpa merasa malu lagi. Sehingga rakyat bertanya, apakah mereka itu sudah tidak lagi punya “ Hati Nurani”, kemana janji-janji manis yang pernah diikrarkan, maka para pemimpin tidak lagi peduli karena hukum sudah bisa dibeli dan disiasati sehingga tumbuhlah budaya baru ditengah rakyat jelata, yakni budaya mencuri, kolusi dan nepotisme yang dikembangkan oleh orang-orang yang sudah kehilangan “ Hati Nurani ”. Itulah sala satu Dokrin partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang wajib dipahami dan diimplementasikan setiap kader khususnya kader yang menduduki posisi strategis disetiap level tingkat untuk membesarkan partai Hati Nurani Rakyar (Hanura).

Khusus Dewan Pimpinan Cabang partai Hanura Kabupaten Polewali Mandar dengan era kepengurusan baru periode 2016-2021 dibawa kepemimpinan sosok mudah yang energit adalah Muhammad Tasrif, SE yang sehari-harinya sebagai anggota DPRD Provinsi Sulbar periode 2014-2019 Dapil Polman I, Sabtu, tanggal 8 April 2017, bertempat di Hotel Pacifik Wonomulyo Kabupaten Polman, Sulbar dengan mengumpulkan pengurus DPC partai Hanura Kabupaten Polman dan 16 PAC se Kabupaten Polewali Mandar guna menggelar rapat konsolidasi dan orientasi tehnis kader, pengurus DPC dan PAC se- Kabupaten Polman.

Dari hasil simpulana rapat konsolidasi dan orientasi tehnis untuk mempertajam program yang bakal menjadi pedoman dan rujukan diera kepengurusan baru khususnya dalam mengahadapi pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Polman 2018 mendatang juga program strategis untuk meraih suara signifikan untuk mendudukkan kadernya sebagai wakil rakyat di parlemen, baik Kabupaten dan provinsi maupun pusat. Bahkan dalam rapat konsolidasi dan orientasi tehnis itu, memperkuat dan memantapkan kepengurusan ditingkat PAC dan Ranting sebagai ujung tombak lokomotif partai Hanura dilevel bawa untuk memperkuat akar rumput pendukungnya dalam menghadapi pileg dan pilpres 2019. Dalam pertemuan konsolidasi para kader dan pengurus partai besotan DR (CH) Oesman Sapta sebagai Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Jenderal TNI (purn) DR.H.Wiranto, telah merekomendasikan salah seorang kadernya, Muhammad Tasrif untuk maju sebagai Wakil Bupati Polewali Mandar periode lima tahu kedepan 2019-2024 pada pemilukada Polman Tahun 2018.

Usulan itu ditawarkan Wakil Ketua DPC partai Hanura Kabupaten Polewali Mandar, A. Rasyid Mordani dan mendapat respon positif dari pengurus DPC dan PAN se- Kabupaten Polman sehingga akhirnya disepakati secara aklamasi dari seluruh kader untuk merekomendasikan Ketua DPC partai Hanura Polewali Mandar, Muhammad Tasrif untuk maju sebagai balon Wakil Bupati Polewali Mandar pada pemilukada Bupati Polman tahun 2018 mendatang. “ Kalau kader partai Hanura melalui forum konsolidasi menghendaki, sebagai kader saya siap mengemban amanah itu untuk maju sebagai kandidat Wakil Bupati Polman pada pemilukada Tahun 2018 ”, ujar Tasrif dan mendapat aplus dari peserta rapat dbarengi ucapan Allahu Akbar dari sejumlah kader partai Hanura. (Andira Mordani)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment