Akibat Sabu, Samsul Bahri Jadi Terdakwa

Kepri, Tanjungpinang, BINPERS.COM –‎ Setelah sebelumnya menerima tuntutan selama sembilan tahun, Brigadir Samsul Bahri melalui penasehat hukumnya membacakan pembelaanya (pledoi).

Dalam pledoi tersebut, dikatakan bahwa terdakwa dijebak sebagai mana seperti dakwaan yang menuduh terdakwa membuang kotak hitam berisi sabu ke laut.

Selain itu terdakwa juga tidak terbukti sebagai pemakai setelah diketahui hasil dari tes urine dan laboratorium ‎dinyatakan negatif. Penasehat hukum terdakwa Edi Sujadi dan Heri Suharto mengaku bahwa ia dijebak karena adanya unsur dendam seorang Polisi yang sempat dia tangkap saat bertugas.

“Bahwa terdakwa saat bertugas kala itu sempat menyatakan perang terhadap peredaran narkoba di Dabo dengan menangkap bandar besar yang merupakan oknum Polisi. Oknum Polisi yang ditangkap saat itu bernama Sunarwanto dengan barang bukti 500 paket narkoba,” kata penasehat hukum Edi Sujadi saat persidangan, Senin (17/4/2017).

Terdakwa saat bertugas merupakan seseorang yang konsisten dalam melakukan ‎penegakan hukum. Namun justru yang didapat saat ini adalah hukuman yang dirasa hal tersebut adalah penangkapan setingan. Lebih lanjut, di dalaam pledoi sebagai seorang polisi yang teguh dalam menegakan hukum, tidak hanya Sunarwanto, namun dua teman lainya yang juga seorang Polisi juga turut ia tangkap.

“Saat itu terdakwa mengamankaan Sunarwanto dan saat itu juga telah disidangkan di PN Tanjungpinang.‎ Sementara dua orang Polisi yang turut diamankan saat itu proses hukumnya hanya sampai di Provos,” terangmya.

Namun ia lebih menekankan bahwa proses penangkapan terhadap terdakwa saat itu penuh dengan rekayasa. ‎Dimana terdakwa tidak membuang bungkusan rokok warna hitam berisi sabu lebih dari 5 gram itu ke laut dikawasan pelabuhan Dabo.

Sebelumnya Samsul Bahri yang merupakan mantan Polisi yang bertugas di Polda Kepri diamankan oleh pihak kepolisian Dabo Singkep di Pelabuhan Jago, lingga pada bulan november 2016.

Dia kedapatan memiliki sabu seberat 5,31 gram yang disimpan di dalam bungkus rokok saat turun dari kapal yang membawanya dari pelabuhan Punggur ke pelabuhan Jago, Lingga. Dalam dakwaan, saat diamankan terdakwa berusaha mengaburkan barang bukti dengan melmpar ke laut dari pelabuhan. (Hasmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *