BINPERS

Berita Investigasi Nasional

Tidak Bayar Uang Komite, Pihak Sekolah Diduga Ancam Murid Tidak Ikut Ujian Sekolah

MATRA-BN, Pihak Sekolah SMKN 1 Sarudu di desa Mario kecamatan Sarudu Kabupaten Mamuju Utara disinyalir melakukan pengancaman terhadap beberapa siswa yang tidak membayar uang komite untuk mengikuti ujian sekolah, baik ujian praktek maupun ujian sekolah berbasis nasional (USBN).

Menurut keterangan beberapa siswa yang enggan disebutkan namanya kepada media ini bahwa mereka pernah diancam Bendahara Sekolah tidak mengikuti ujian jika tidak membayar uang komite.
“Yang tidak bayar, katanya tidak boleh ikut ujian pak,” tutur mereka.

Terkait mekanisme dan besaran yang harus dibayarkan dikatakan sumber bahwa setiap bulan untuk kelas satu membayar sebesar Rp. 75.000., dan kelas dua, tiga sebesar Rp. 50.000.,

“Sebagian ada yang dibebaskan (tidak bayar),  seperti yang berprestasi itu tidak bayar,” tambahnya.

Sementara itu, Mujibu Rahman, S.Pd. M.AP (kepala sekolah), saat dikonfirmasi membantah adanya pengancaman tersebut.

“Kami memang pernah menyampaikan kepada orang tua murid untuk mencari solusi terkait pembangunan sekolah, seperti pagar karena dana BOS dan dan Dana Rutin dari Kabupaten sudah jelas peruntukannya,” terangnya.

Sampai berita ini diorbitkan pihak Media ini masih terus menggali dan mengumpulkan data data dan keterangan lainnya terkait dugaan pengancaman siswa tersebut. (Team Matra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *