Gelver Berbau Judi Di Batam Tidak Tersentuh Hukum

Batam-BN, Lokasi-lokasi yang diduga melakukan praktik perjudian di Batam yang sering disebut gelanggang permainan elektronik (gelper) kerap digerebek aparat kepolisian, namun belum semuanya. Sekarang gelanggang perjudian yang disebut tumbuh sudah merata untuk wilayah Kota Batam dengan bebas dan semakin marak.
Demikian kondisi terkini hiburan “Judi” Gelper di kota Batam. Mesin semi kasino di lokasi gelper telah sukses meracuni masyarakat kota Batam. Namun sayangnya, aparat penegak hukum wilayah ini terkesan tutup mata dengan adanya aksi perjudian tersebut.
Dari catatan media ini, gelper di sejumlah Mall dan Harbour Bay Botania, Mitra Mall. SKY 88 Penguin, Nagoya Hill, Royal, dan berapa tempat lainnya belum tersentuh oleh hukum. Diduga, aktivitas perjudian di tempat-tempat seperti ini berkedok izin permainan anak-anak.
Adanya organisasi yang meminta “Jatah” kepada pengusaha Gelper tersebut untuk memuluskan usahanya tersebut dan ironisnya organisasi tersebut memperalat media –media terbitan dan media online yang memback up  agar tidak diberitakan usaha yang merusak generasi anak bangsa ini.
Jika dilihat sekilas dari luar, beberapa lokasi gelper ini tak jauh beda dengan arena permainan anak-anak. Di situ ada permainan mobil-mobilan hingga ketangkasan menangkap boneka dan sejenisnya di dalam kotak permainan. Namun di bagian dalamnya, ditengarai terdapat jenis permainan berbau untung-untungan sejenis doraemon, ikan-ikanan dan rollet buah-buahan.
Di tiap meja mesin itu, didapati sejumlah wasit mengawasi tiap mesin yang berputar. Sedangkan petugas keamanan mengawasi gerak-gerik jika ada pengunjung yang mencurigakan.
Menurut keterangan narasumber mengatakan, izin permainan jenis usaha ini dikeluarkan oleh Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Batam. Dia juga menyebutkan arena permainan itu dikelola seseorang berinisial Ag termasuk di Nagoya Hill, billyard center.
Di lokasi itu juga terdapat izin mesin-mesin yang sudah kadaluarsa yang dikeluarkan Pemerintah Kota Batam yang dioperasikan tanpa pengawasan. “Kalau kesini enaknya saat ada bos (Ag). Pokoknya aman seperti yang lain,” ujar karyawan itu.
Informasi yang diperoleh, Ag memiliki kedekatan dengan oknum pejabat kepolisian di Batam. Kegiatan “Silaturahmi” juga disebut-sebut rutin terjalin setiap bulan.
Kalau yang di Mall Amburbay lantai II Gelver E ZONE , gelver SS ZON di Mall Botania, Royal dan berapa gelangang gelver yang buka di tempat keramaian masyarakat pada umumnya berada di kota Batam termasuk yang tidak mengantongi izin operasi yang sebagian belum terjamah aparat kepolisian.  H/Rahmat.

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment