Diduga Lamban, Warga Randomayang Desak Kajari Pasangkayu

MATRA-BN, Warga desa Randomayang Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Mamuju Utara (Matra) kembali mendatangi Kejari (Kejaksaan Negeri) beberapa waktu lalu untuk segera menindaklanjuti persoalan Kepala Desa (Kades), Moh Awal Muhammadiah, yang diduga sengaja diulur ulur.

Pasalnya semenjak kasus ini dilaporkan sampai saat ini belum ada kejelasan.

Aslan, salah seorang warga Randomayang yang juga tokoh pemuda saat diwawancarai Wartawan BN/binpers.com  mengatakan bahwa semenjak dilaporkan, selasa (6/9/2016) sampai saat ini kasusnya belum dinaikkan ketingkat penyidikan.

“Kami datang kemari untuk menanyakan kembali status Awal apakah sudah dinaikkan kepenyidikan atau masih dalam penyelidikan, karena sudah empat bulan lebih belum ada kabarnya” ujarnya.

Lanjut dia bahwa bukti yang ada berupa data pemalsuan tanda tangan warga, pemalsuan kwitansi upah tukang, serta maladministrasi lainnya sudah sangat jelas melanggar hukum. “Semua bukti sudah kuat, tetapi menjadi tanda tanya kami kenapa pihak kejaksaan belum menaikkan statusnya jadi tersangka, padahal pihak Kejari melalui Kasi Intelnya mengatakan bulan Januari 2017 mereka akan rembuk kembali dengan Kajari, Kasi Pidsus (pidana khusus) dan teman2 Jaksa lainnya,” Tutup Aslan.

Sementara itu, terpisah, pihak Kejaksaan melalui Kasi Intel saat dikonfirmasi media ini beberapa waktu lalu mengatakan bahwa kasus Kades Randomayang akan segera diekspos.
“Mudah-mudahan secepatnya bisa diekspos,” ujarnya simpel. (Moh.Nadir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *