Sejumlah Proyek Infrastruktur Jalan Dan Gedung Terancam Finalti

Kondisi Pekerjaan Jalan Belum Selesai Tapi Masa Kontraknya Berakhir 3 Desember 2016 Dan Belum Selesai
Kondisi Pekerjaan Jalan Belum Selesai Tapi Masa Kontraknya Berakhir 3 Desember 2016 Dan Belum Selesai

POLMAN, SUBAR (BINPers.com), Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar provinsi Sulbar, menargetkan membangun Infrastruktur Jalan sebesar 15 persen dan menggenjot pembangunan Rumah Sakit Baru tipe D, bahkan tahun 2017 mendatang, jalan dan jembatan termasuk pembangunan gedung di Bumi Tipalayo tampaknya terancam menyebrang di Tahun anggaran 2017, sementara pihak Dinas PU sebagai SKPD teknis terkesan tidak mampu melakukan langkah-langkah kongkrit untuk mendesak para kotraktor yang nakal agar menyelesaikan pekerjaannya sebelum Tahun Anggaran 2016 berakhir. Akibatnya, sejumlah kegiatan fisik di Kabupaten Polewali Mandar hingga Minggu kedua Desember 2016 belum selesai 100 persen, bahkan ada baru mencapai sekitar 20 persen. Misalnya, pembangunan jalan dan jembatan di jalan RA.Kartini kelurahan Takatidung kecamatan Polewali yang dikerjakan oleh CV Harkam dengan nilai kontrak Rp 1.025. 862.000 bersumber dari APBN (DAU) Tahun Anggaran 2016, kini kegiatan pembangunannya jalan ditempat.

Sementara Bupati Polman, H. Andi Ibarahim Masdar menargetkan, “ Tahun 2016 ini khusus infrastruktur jalan harus selesai tetapi faktanya, sejumlah proyek, baik dibiayai APBD maupun APBN tampaknya belum mampu diselesaikan, bahkan sudah ada masa kontraknya berakhir sejak tanggal Desember 2016 tetapi realisasi pencapaiannya baru mencapai 20 persen, bahkan Bupati Polman telah berjanji kepada masyarakatnya melalui pemberitaan media bahwa tahun 2017 mendatang tidak ada jalan lagi rusak di Kabupaten Polewali Mandar kecuali jalan nasional atau jalan provinsi karena bukan kewenangan Kabupaten,” kata Ibrahim Masdar.

Menurut Ibrahim Masdar, “Polman ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan khusus infrastruktur pembagunan rumah sakit digenjot dengan membangun rumah sakit Tipe D yang baru dan sebagai rumah sakit Pratama yang dibangun di Wonomulyo dengan kapasitas 60 kamar. Sehingga sebagai tuan rumah harus memperbaiki diri dengan membangun rumah sakit baru karena dimana mana kamarnya tidak cukup akibat makin meningkatnya jumlah pasien yang di dirujuk ke Polman,” kata Ibrahim Masdar.

 Dalam kesepatan itu, Bupati Ibrahim Masdar menyampaikan, tahun ini pemerintah sudah membeli sendiri sitis scan melalui dana ABBD karena kalau berharap dari dana APBN itu susah karena rumah sakit umum polewali Mandar masih Tipe C belum masuk ke Tipe B sehingga perlu ditingkatkan statusnya agar pelayanan kesehatan di daerah ini maksimal dan para pasien dapat terlayani dengan baik.

 Dari hasil investigasi Jurnalis BINPers.com diseputar kegiatan pembangunan infrastruktur jalan dan gedung sekolah dilakukan rekanan yang dananya bersumber dari APBD dan APBN ditemukan sejumlah proyek terancam belum selesai pekerjaan hingga batas waktu ditentukan sesuai kontrak antara pengguna anggaran dengan rekanan/ kontraktor pelaksana kegiatan fisik. Seperti pembangunan jalan dan jembatan di jalan RA.kartini kelurahan Takatidung kecamatan Polewali dengan panjang 9,50 meter dengan nilai kontrak Rp 1.025.862.000 bersumber dari DAU 2016 yang dikerjakan oleh kontraktor CV.Harkam yang kini belum selesai 100 persen. Padahal masa waktu kontrak telah berakhir tanggal 3 Desember 2016.

Bahkan ironis lagi, pekerjaan fisik itu langsung menggunakan sirtu dan krikil tanpa diwales serta tidak adanya pemasangan batu gunung sementara tercantum di papan proyek ada pemasangan batu sehingga LPBnya diduga tidak kuat, diperburuk lagi struktur tanah adalah persawahan, maka patut diduga kalau kualitas pekerjaan jalan tersebut diragukan. Selain itu, masih hasil investigasi Jurnalis BINPers.com Sulselbar, pekerjaan drainase atau gorong-gorong pada titik ujung sebelah barat juga kontruksinya sangat rendah sehingga berpotensi terjadinya banjir pada saat musim hujan disekitar kawasan kantor Mapolres Polman.

Kepala Dinas PU Polan, Drs.H.Abd Rahman.B, MM yang dikonfirmasi Jurnalis BINPers.com dikantornya, Selasa (6/12-2016) lalu tentang sejumlah kegiatan fisik belum selesai 100 persen sementara masa kontraknya telah berakhir mengatakan, pihaknya tidak bisa berkomentar banyak dan minta Jurnalis BINPers.com menghubungi Kabid Cipta Karya Dinas PU Kabupaten Polman tetapi oknum kabid Cipta karya tidak berada ditempat, “ pak Kabid sejak pagi tidak pernah masuk ruangan pak”, kata salah seorang stafnya. Hingga berita ini dikirim kerdaksi, belum satupun sumber yang mengetahui mandeknya sejumlah proyek infrastruktur jalan dan jembatan termasuk gedung sekolah yang sumber dananya dari APBN (DAK) Tahun Anggaran 2016 tersebut. (Andira Mordani/ BINPers.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *