Harkannas Ke 3 Dirangkaikan Pemberian Bantuan Nelayan

Anggota DPR RI, Hj.A.Ruskati Ali Baal Menyerahkan Bantuan Kepada Nelayan Disaksikan Bupati Polman, HA.Ibrahim Masdar & Gambar Lain, Bupati A.Ibrahim Masdar Dan Hj.A.Ruskati, Ketua DPRD Polman, H.Hamzah Haya & Anggota DPRD Sulbar, H.Abdul  Rahim Berpose Dg Nelayan Penerima Manfaat.
Anggota DPR RI, Hj.A.Ruskati Ali Baal Menyerahkan Bantuan Kepada Nelayan Disaksikan Bupati Polman, HA.Ibrahim Masdar & Gambar Lain, Bupati A.Ibrahim Masdar Dan Hj.A.Ruskati, Ketua DPRD Polman, H.Hamzah Haya & Anggota DPRD Sulbar, H.Abdul Rahim Berpose Dg Nelayan Penerima Manfaat.

POLMAN,SULBAR (BINPers.com), Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke 3 tahun 2016, yang setiap tahunnya diperingati sejak ditetapkan sebagai Hari Ikan Nasional setiap tanggal 21 November setiap tahunnya diperingati secara nasional. Khususnya di Kabupaten Polewali Mandar, peringatan Hari Ikan Nasional itu walaupun baru terlaksana, Hari Jumat, tanggal 2 Desember 2016 lalu lantaran Jadwal yang telah ditetapkan Bupati Polman, HA.Ibrahim Masdar akibat sibuk dengan berbagai kegiatan penting tetapi kegiatan Harkannas itu cukup meriah dan dirangkaikan dengan pemberian bantuan sarana dan prasarana kepada 81 kelompok nelayan Budidaya dan Tangkap yang tergabung dalam kelompok usaha bersama (Kube), baik  dibawah binaan Koperasi Perikanan Arung Samudera Kabupaten Polewali Mandar, pimpinan Andi Rasyid Mordani maupun belum, bahkan merupakan tradisi, setiap peringatan Harkannas itu, dilakukan makan ikan bersama antara Bupati Polman dan  undangan dengan menyatuh para nelayan dan pembakaran secara tradisional menggunakan sabuk kelapa, yang disumbangkan para nelayan sebagai bentuk partisipasi dalam memeriahkan Hari Ikan Nasional tersebut.

Acara Harkannas ke-3 tahun 2016, dilaksanakan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) DPD Polman bekerjasama dengan Dinas DKP Polman, yang dihadiri Bupati Polman, HA.Ibrahim Masdar, Anggota DPR RI Dapil Sulbar dari partai Gerindra, Dra.Hj.Andi Bau Ruskati Radjab, Ketua komisi IV DPRD Sulbar, H.Abdul Rahim, S.Ag, Ketua DPRD Polman, Drs.H.Hamzah Haya, M.Adm.Pemb, Asisten III Setda Polman, Ir.Budi Utomo, sejumlah Pimpinan SKPD dan Kabag dalam lingkup pemkab Polman dan Danramil 01-1402 Polewali, Kapten Inf. Abdul Halim mewakili Dandim 1402 Polmas serta undangan, bahkan Panitia Harkannas ke 3 tahun 2016 mengundang seluruh pimpinan Instansi pertikal dan edukatif tetapi tidak satupun hadir lantaran bertepatan dengan acara mengahadapi aksi damai dilapangan pancasila secara serentak di Indonesia berkaitan dengan aksi damai super yang dilakukan umat Islam di DKI Jakarta berkaitan dengan adanya dugaan penistaan agama Islam.

Bantuan sarana dan prasarana dari pemerintah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten Polewali Mandar kepada nelayan yang tergabung dalam KUBE binaan Koperasi Perikanan Arung Samudera Kabupaten Polewali Mandar, yakni berupa Cold Box 12 unit, alat olahan empat kelompok, kendaraan roda tiga kepada enam kelompok. Selain itu, nelayan Budidaya berupa Alkon 10 unit kepada delapan kelompok, sarana bibit rumput laut kepada tiga kelompok, rumpon 11 unit. Sementara Kube binaan Koperasi diberikan alat tangkap berupa Gill net 42 set, mesin 35 unit untuk dua kelompok dan GPS Fish Finder 15 unit untuk lima kelompok.

Bupati Polewali Mandar, HA.Ibrahim Masdar, bantuan diberikan oleh pemerintah sebagai wujud kepedulian pemerintah kepada nelayan agar incame perkapitanya jauh lebih meningkat. Bantuan diberikan tersebut adalah milik nelayan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya dalam rangka peningkatan kesejahteraannya untuk keluarganya.

Menurut Ibrahim Masdar, dengan bantuan sarana dan prasarana diberikan kepada nelayan tangkap dan budidaya, diharapkan mampu meningkatkan taraf hidupnya sehingga program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di daerah ini lamban laun angka kemiskinan mengalami penurunan secara signifikan.” Bantuan diberikan ini merupakan hasil dari realisasi pembayaran pajak dilakukan oleh masyarakat dan kalau masyarakat rajin bayar pajak dipastikan pemerintah terus memberikan bantuan secara berkala”, pungkas Ibrahim Masdar.

Bukan saja bantuan sarana dan perasarana diberikan pemerintah tetapi juga nelayan diberikan Asuransi jiwa bagi nelayan secara gratis sehingga diharapkan masyarakat nelayan tetap bekerja dengan baik dan membantu pemerintah dan tidak perlu terpengaruh adanya isu yang diduga Makar di Jakarta dan silahkan bekerja sesuai profesinya untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, kata Ibrahim Masdar. (Laporan : Andira Mordani/ Jurnalis BINPers.com)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment