Rapi Wilayah 02 Kotim Berhasil Temukan Orang Hilang Dalam Hitungan 31 Jam

Ket.Gambar : 1 Tim Rapi Wilayah 02 Kotim bersama Korban SULAMI  saat diketemukan setelah dinyatakan hilang selama 31 Jam 22-11-2016 (Ft.Misnato).
Ket.Gambar : 1
Tim Rapi Wilayah 02 Kotim bersama Korban SULAMI saat diketemukan setelah dinyatakan hilang selama 31 Jam 22-11-2016 (Ft.Misnato).

“Pihak Rapi Berinisiatif Menghadirkan Orang Pintar Di TKP Untuk Melakukan Ritual Dengan Harapan Agar Korban Segera Diketemukan, “

Kalteng-BN, Puluhan Personil Batuan dari Pengurus dan Anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 02 Kotim diturunkan kelokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pencarian orang hilang pada Senin 21 November 2016, dalam hitungan 31 Jam Korban ini bisa diketemukan dalam keadaan sehat pada Selasa 22 November 2016 sekira jam 16.30 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun oleh Wartawan Berita Investigasi Nasional yang saat itu juga terlibat dalam pencarian bahwa : Puluhan Anggota dari RAPI KOTIM masing – masing membawa Alat Komunikasi berpencar dan merayap menelusuri lokasi tempat kejadian perkara dimana Korban itu dinyatakan hilang.

Dengan dipandu oleh Keluarga Korban Tim dari Rapi Kotim ini melakukan pencarian, berawal dimana kerudung, dan Minuman  Korban ditemukan dari situlah awal mula lokasi yang dicari, hingga diguyur hujan akhirnya Tim ini menghentikan pencarian dan berkumpul kembali dirumah keluarga korban.

Setelah makan siang dilokasi kejadian kemudian Tim ini melakukan pencarian kembali, banyak keanehan dalam peristiwa ini, lokasi pencarian diacak-acak hingga puluhan hektar dilokasi semak-semak perkebunan kelapa sawit korban tidak juga ditemukan, sehingga berbagai upaya dari Tim Rapi Kotim ada yang berinisiatif mendatangkan orang pintar untuk melakukan ritual dan berpradiksi bahwa korban ini telah dilindungi oleh makhluk halus yang menutupi mata normal manusia.

Ket.Gambar : 2 Keluarga Korban menunjukan Kerudung/Jilbab Korban kepada Tim Rapi Wilayah o2 Kotim Kotim  yang tersangkut di Lokasi Korban hilang 22-11-2016 (Ft.Misnato).
Ket.Gambar : 2
Keluarga Korban menunjukan Kerudung/Jilbab Korban kepada Tim Rapi Wilayah o2 Kotim Kotim yang tersangkut di Lokasi Korban hilang 22-11-2016 (Ft.Misnato).

Orang Pintarpun didatangkan ke Lokasi Upaya ritual pun dilaksanakan tidak berselang lama akhirnya terdengar kabar bahwa Korban sudah ditemukan cucunya sendiri disekitar SPBU Jalan Jenderal Sudirman Km 2 Sampit kurang lebih 2 kilo meter radiusnya dari tempat kejadian perkara, kondisi korban dalam keadaan sehat dan masih berpekaian lengkap cuman tidak ada kerudung / Jilbab yang melekat dikepalanya seperti saat korban meninggalkan rumah dengan sandal jepitnya.

Sebagaimana telah diketahui bahwa Korban ini bernama Sulami adalah Nenek yang berumur kurang lebih 65 tahun sampai saat ini belum pernah menikah jelas keluarga korban, keseharian nya nenek ini memelihara 5 ekor kambing dikebun milik warga dengan mencari sendiri rumput dikebun sawit warga itu untuk memberi makan ternaknya.

Menurut keluarga,  nenek ini ada kelainan sering bicara sendiri, dan agak pikun pada hari kejadian seperti biasanya nenek ini melakukan aktivitas mencari sendiri rumput untuk pakan ternaknya, setelah sarapan pagi dengan berbekal sebilah arit karung tempat rumput dan berbekal minuman air mineral ke dalam lokasi kebun sawit mencari rumput.

Menjelang tengah hari setelah hujan reda ternyata nenek ini belum pulang, akhirnya pihak keluarganya berusaha mencari, sore itu hingga malam hari nenek ini  tidak juga diketemukan, kepanikan keluargapun terjadi akhirnya melapor kepada pemilik kebun, selanjutnya pemilik kebun meminta bantuan dari Anggota Rapi Kotim, akhirnya pencarian pun dilaksanakan.

untitled-4
Nenek Sulami

Setelah Korban ditemukan cucunya, akhirnya rombongan Tim dan keluarganya pun mengevakuasi korban, saat dievakuasi nenek ini sempat diintrogasi pihak Tim dari Rapi Kotim. Kondisi nenek itu saat dievakuasi masih dalam keadaan segar bugar dan selalu senyum dan gembira sehingga dengan pasihnya menjawab beberapa pertanyaan dari pihak Tim Rapi, tidak ada satu pun pertanyaan dari Tim Rapi yang tidak bisa dijawab oleh nenek ini, dengan  Bahasa Jawa yang kental nenek ini menjawab pertanyaan Tim dari Rapi yang juga mengerti bahasa yang digunakan nenek ini .

Dengan bahasa jawanya nenek ini menceritakan pengalaman nya selama dinyatakan hilang “Kita dibawa jalan-jalan sama orang yang cantik-cantik, ganteng-ganteng, rumahnya bagus-bagus, tempat tidurnya bagus,tidak ada nyamuk, aku juga sempat diganti’in pakaian rapi, tidur dan makan,” Ujar Nenek ini yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh Tim Rapi.

Terus berapa kali Mbah dikasih makan tanya Tim Rapi,”Yang jelas saya dibawa jalan-jalan cuman makan nya sekali,” Jelas Nenek itu.

Setelah beberapa menit kemudian,”Masih ingat ngga Mbah yang saya tanyakan tadi, yang bawa sampean itu siapa?,terus yang menyiapkan sampean kasur  tempat tidur itu siapa ?, yang mengajak jalan-jalan itu siapa?yang ganteng-ganteng, yang cantik-cantik itu siapa?, masih ingat ngga mbah?.” tanya Tim Rapi.

“Ngga ada yang ngajak, ngga ingat,yang bawa jalan-jalan,” Jawab nenek. “oh.. mbah itu ngga ada yang ngajak ya?,” lanjut Tim Rapi. “Ngga ada ?ngga ada yang ngajak,” timpal mbah ini.

Setelah kurang lebih tigapuluh menit usai ditanyakan itu, Korban (nenek) ini sadar,” Loo ada apa ini ko orang banyak,” tanya nenek ini.

“Mbah ngga apa-apa yaa..? tanya Tim Rapi lagi,” Ngga apa-apa saya ni tidak kemana-mana,” jawab nenek ini.

Setelah memberikan jawaban itu Kondisi nenek ini langsung lemas serta lunglai  dan langsung dirawat oleh keluarganya  cukup dirumah saja tidak sempat dibawa ke Puskesmas atau rumah sakit.

Dari kejadian atau peristiwa tersebut menurut akal sehat tidak masuk akal karena secara kasat mata medan yang dilewati oleh nenek ini cukup berat, semak belukar, rawa dan lumpur yang sulit dilewati bahkan ada Sungai buatan yang cukup besar yang tidak mungkin bisa dilewati, tetapi kenapa nenek ini bisa melewatinya dengan kondisi sehat, tidak ada luka-luka dan bahkan pekaian yang dipergunakan oleh beliaupun masih bersih.

Menurut penjelasan nenek ini jalan yang dilewati itu adalah hamparan karpet permadani warna merah dan bersih sekali, lalu keanehan ini apakah kita percaya ??.

Tim Rapi Wilayah 02 Kotim ketika dikonfirmasi dirumah Keluarga Korban melalui Roy dan H.Iyan dengan didamping anggota Rapi lain nya mengatakan bahwa, “Rapi Wilayah 02 Kotim selalu siap membantu bagi masyarakat yang memerlukan, aksi sosial ini tidak akan kami abaikan begitu saja jika diberitahu diminta atau tidak diminta, apalagi yang sifatnya Emergensi yang menyangkut keselamatan nyawa manusia,” Ujar Roy.

“Rapi Kotim selalu siap membantu masyarakat tanpa pamrih jika mengetahui ada peristiwa atau kejadian apalagi yang sifatnya mengancam keselamatan manusia,” Timpal H.Iyan

Sampai berita ini kami turunkan kondisi nenek sudah sadar dan sudah sehat dan kembali berkumpul dengan keluarga seperti sedia kala. Pihak keluarga sangat gembira dan tidak henti-hentinya mengucapkan terimakasih kepada TIM dari Rapi Kotawaringin Timjur yang membantu dalam pencarian ini. (Penulis Misnato Koordinator Wilayah Kalimantan Tengah dari Tabloid Berita Investigasi Nasional)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment