Dana APBD Kegiatan MTQ Cianjur Tahun 2016 Di Duga Bermasalah

tikus-korupsiBandung-BN, Dana APBD Kabupaten Cianjur tahun 2016 yang di alokasikan untuk kegiatan MTQ Tingkat propinsi Jawa Barat yang dilaksanakan di kota Tasikmalaya menimbulkan kontroversi karena di duga dana tersebut sarat dengan korupsi yang dilakukan oleh Kabag, Kasubag dan bendahara bagian kesejahtraan sosial ( kesra) kabupaten Cianjur.

Dana APBD Kabupaten Cianjur yang semestinya diperuntukan untuk kegiatan MTQ tersebut disinyalir tidak terserap sesuai dengan laporan pertanggung jawaban yang di buat oleh bagian Kesra kabupaten Cianjur.

Dana APBD  kabupaten Cianjur tahun 2016 dalam kegiatan MTQ tingkat propinsi Jawa Barat adalah untuk membayar honor para peserta, honor panitia, akomodasi dan transpotasi, namun hasil investigasi di lapangan diduga banyak kejanggalan dan bahkan banyak terjadi laporan fiktif dalam pengalokasiannya.

Menurut sumber yang dapat di percaya dan tidak bersedia namanya di tulis mengatakan, dibagian kesra kabupaten Cianjur dalam anggaran kegiatan MTQ banyak sekali penyimpangan seperti :

  1. jumlah peserta yang ada tidak sesuai dengan jumlah yang tertulis dalam laporan penggunaan anggaran,
  2. honor peserta juga tidak sesuai dengan laporan yang tertulis dalam laporan pertanggung jawabannya.
  3. akomodasi dan transpotasi para peserta tidak sesuai dengan laporan yang ditulis.

Dari indikasi permasalahan laporan pertanggung jawaban bagian kesra tersebut diatas, jelas ini harus ada upaya hukum terhadap kepala bagian kesejahtraan sosial, kasubag agama yang ada di bawah kabag kesra dan bendahara nya sendiri.

Saat  dikonfirmasi, Amad Mutawali selaku Kabag Kesra Kabupaten Cianjur, memilih bungkam dan tidak bisa memberikan Penjelasan tentang adanya dugaan pengalokasian dana MTQ tersebut, dia hanya melemparkan permasalahan tersebut kepada kepala sub bagian keagamaan yang ada di bagian kesra kabupaten.

Sampai diturunkan, tim Investigasi terus melakukan koordinasi kepada instansi terkait termasuk pihak Kejaksaan Negeri Cianjur untuk menindaklajuti masalah tersebut. (R. Syarif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *