NCW Kepri Mulkam : “Proyek Gerbang Kota Tanjung Pinang Asal Jadi”

proyek pembangunan gerbang kota gapura dinilai asal   jadi
proyek pembangunan gerbang kota gapura dinilai asal jadi

Tanjung Pinang.BINPers–Dua proyek pembangunan Gerbang Kota (Gapura) yang dibangun di Jalan Nusantara Km 12 arah Kijang dan jalan arah Uban Km 15 Kota Tanjungpinang dinilai asal jadi.Hal itu diungkapkan Koordinator National Korupsi Watch (NCW) Kepri, Mulkamsyah kepada wartawan mengatakan  (28/9).

Mulkan menerangkan pembangunan dua Gapura tersebut jelas–jelas tidak memenuhi standar pembangunan dan terlihat asal-asalan. “Setelah kita lihat ke lokasi, terlihat pembangunan asal-asalan. Dan tidak sesuai spek. Begitu juga dengan hasilnya. Sebaiknya pemerintah daerah kalau membangun apa saja harus dengan perencanaan yang matang, sehingga jangan mengesankan proyek asal jadi.

NCW Kepri juga akan mempertanyakan proses lelang proyek pembangunan Gapura tersebut. Ia menegaskan jangan sampai ada indikasi pelelangan proyek tersebut langsung main tunjuk.

Kalau memberi proyek atau memenangkan kontraktor seharusnya orang-orang yang benar-benar kontrator profesional yang sudah berpengalaman di bidangnya. Janganlah asal dimenangkan atau ditunjuk langsung kepada orang dekat atau keluarga. Akibatnya akan terjadi fatal berdampak kepada pembangunan di daerah,” tegasnya.

Kita akan menelusuri terkait proyek ini. Bila ada permainan antara kontraktor dan pemerintah tentu akan kami bawa kasus ini ke ranah hukum untuk ditindaklanjuti,” sambung Mulkan. Sementara itu, pantauan di lapangan, terlihat beberapa bagi pada Gapura di Jalan Nusantara K, 12 arah Kijang rusak dan belum diperbaiki.

Selain itu, penutup tiang atas dengan motif ukiran khas Melayu terlihat tidak rapi pengerjaannya. Fisik pembangunan proyek tersebut terlihat asal jadi, karena saat ditinjau beberapa bagian aburadul dan fondasinya asal-asalan.

Berdasarkan data di LPSE Tanjungpinang, Pembangunan Tapal Batas Kota Tanjungpinang Arah Kijang Tahap I tersebut menghabiskan dana APBD Tanjungpinang 2014 sebesar Rp403.510.790. Proyek kegiatan Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Tanjungpinang itu dikerjakan oleh CV Dua Merpati Cemerlang dan selesai dikerjakan Desember 2014.

Pada akhir 2014 DKPP Tanjungpinang juga melelang peroyek pembangunan tapal batas Kota Tanjungpinang arah Tanjunguban dengan pagu anggaran Rp900 juta. Proyek ini dikerjakan CV Tri Buana Citra Perkasa.Tak hanya itu, pada waktu yang sama, DKPP juga menggelontorkan anggaran setengah miliar untuk pembangunan tapal batas arah Kijang tahap satu di Tanjung Moco.
Untuk tapal batas di Tanjung Moco ini, Pemko kembali menganggarkan RP 1 miliar untuk peroyek lanjutan tapal batas di Tanjung Moco itu Hasmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *