Dana Desa Tahap II Belum Bisa Dicairkan Sama Sekali

Touna , BN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemkab Ampana Touna diminta segera mencairkan dana dana desa tahap dua, sebelum masa pencairan anggaran tahun 2016 berakhir. Sebab, hingga bulan September tahun 2016 ini masih banyak desa yang belum menerima dana tahap dua. Dikhawatirkan, banyak desa yang tidak sempat dan terhambat sekali menggunakan dana itu.
“Jika dana desa tahap kedua tak sempat dicairkan dalam bulan September ini, kita khawatirkan akan menghambat penyaluran dana tahap Ke dua, karena aparat desa dan warga tidak akan sempat menggunakan anggaran tersebut,” kata Salah satu Kepala Desa dan Aparat Desa yang tidak mau disebutkan namanya kepada Wartawan binpers.com, Kamis (01/09).
Menurut Kepala Desa yang namanya enggan disebutkan, dinas terkait seperti Badan Pemberdayaan Masyarakat Pendesaan Daerah( BPMPD ) dan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) Ampana Touna, harus proaktif membantu aparatur desa dalam membuat laporan pertanggung jawaban, agar pencairan dana itu tak terhambat.

“Dana desa ini kan program perdana, tentu aparat desa belum benar-benar memahaminya. Karena itu, Pemkab harus segera mencari solusi terhadap persoalan ini. Jika tenaga pemeriksaan laporan tidak cukup karena di Ampana Touna ada 134 desa, harus segera dicarikan solusi, sehingga tak menghambat,” katanya.
Sebab, kata Salah satu Aparat Desa jika dana desa tahun ini tak bisa direalisasikan dengan maksimal, dikhawatirkan akan terjadi pengurangan dana desa di tahun depan dari APBN. “Saya yakin kalau dinas dan pihak kantor camat proaktif, dana desa dalam tahun ini yang mencapai ratusan miliar rupiah, bisa direalisasikan semuanya,” katanya.

Sementara Kabid Pemdes Djarot kepada wartawan binpers.com

menyebutkan, dana desa tahap dua yang belum sama sekali disalurkan sama sekali ke seluruh kecamatan yang meliputi Tojo, Tojo Barat, Tete , Dolom dan Wakai Dll. Selain itu, 13 kecamatan belum selesai sama sekali proses pencairan, hanya menunggu masuk ke rekening desa.
“Sampai Jumat tanggal 2 September juga belum ada sama sekali kecamatan yang belum sama sekali menyerahkan laporan realisasi tahap pertama. Kemungkinan bulan September atau Oktober baru akan diproses. Sedangkan untuk semua kecamatan  kita masih belum bisa menunggu laporan, sebab dalam aturannya, dana tahap kedua baru dicairkan setelah ada laporan tahap pertama,” katanya. ( Tim Investigasi )

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment