Ayah Terduga Pembunuhan Hendri Menyerahkan Diri

KAM (36), terduga utama dalam pembunuhan  Hendriyangsempat melarikan diri akhirnya menyerahkan diri ke Mapolres Kotim pada Minggu (11/9/2106)
KAM (36), terduga utama dalam pembunuhan Hendriyangsempat melarikan diri akhirnya menyerahkan diri ke Mapolres Kotim pada Minggu (11/9/2106)

Kalteng-BN, KAM (36), Terduga utama pembunuhan Hendri Triwani (33) di jalan Fathul Jannah Kelurahan Baamang Tengah Kecamatan Baamang Kabupaten Koawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah yang sempat menghebohkan Warga Sampit dan Sekitarnya akhirnya bertekuk lutut menyerahkan dirinya ke Mapolres Kotim Minggu (11/9/2016) sekitar jam 17.30 Wib, menyusul anaknya IM (17) yang mengaku sebagai Eksekutor pembunuhan yang sudah diamankan Polisi dua hari setelah kejadian yakni Jum’at (9/9/2016) yang lalu.

Informasi yang berhasil dihimpun oleh Wartawan Berita Investigasi Nasional Binpers.com bahwa  atas kerjasama Aparat Kepolisian dan Keluarga pelaku, akhirnya  pelaku  berhasil diamankan keluarganya dan diserahkan ke Aparat Kepolisian Polres Kotim untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, setelah sempat melarikan diri dan bersembunyi dihutan sekitar Jalan Bumi Ayu Sampit.

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP HENDRA WIRAWAN  mengatakan,” Tersangka Sudah kami amankan, Minggu 11/9 malam,” , dengan demikian lanjut Kata Kapolres tidak ada alasan lagi bagi sekelompok oknum warga untuk mencari keberadaan tersangka , sebab keluarga Korban sudah sepakat menyerahkan penyelesaian kasus ini ke penegak hukum.

Sebagaimana telah kita ketahui bahwa dari pengakuan tersangka yang dikembangkan penyidik Polres Kotim, kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh pelaku anak dan bapak ini berujung dengan terbunuhnya Hendri yang terjadi pada Rabu (7/9/16) malam sempat menyita perhatian banyak pihak.

Berkat kesikapan TNI-Polri dan Tokoh masyarakat adat dalam mengendalikan Kantibmas di Kalimantan Tengah umumnya khususnya Kota Sampit dan Sekitarnya maka hingga saat ini Situasi dan Kondisinya masih aman dan terkendali, pihaknya mengecam jika ada pihak lain yang membuat isu-isu pemecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa aka berhadapan dengan hukum.

IM pelaku Eksekutor yang menghabisi nyawa Korban Hendri mengaku menyesali semua perbuatan nya, diapun meminta maaf kepada keluarga korban. ”Saya minta maaf  bila saya salah kepada keluarga korban  dan saya menyesal,” Ucap IM di Mapolres Kotim, Jum’at 9/9/16 pagi.

Warga Jalan Muchran Ali Kelurahan Baamang Tengah ini mengaku gelap mata. Saat itu dia sedang tidur dan terbangun mendengar ada suara ribut-ribut . Dia kemudian melihat ayahnya KAM  beradu mulut dengan korban. Keributan itu memicu amarahnya. IM mengaku berniat menolong ayahnya.

Dia langsung mengambil senjata tajam berupa Clurit senjata khas etnis tertentu lalu dibacokannya ketubuh korban.

Kejadian itu berawal ketika korban diduga dalam kondisi mabuk berniat membeli narkoba dan mendatangi rumah pelaku. Ketika itu korban ditemui KAM. Merasa tidak menjual narkoba, KAM kemudian terlibat cekcok. Hingga IM terbangun dan mengambil senjata tajam.

Untuk diketahui, peristiwa  itu sempat membuat geger Kotim. Beredar beragam isu menyesatkan yang berpotensi membuat suasana ricuh. Bahkan ada sejumlah oknum yang memprovokasi dan membuat resah masyarakat.

Sampai Berita ini dirilis  situasi Kantibmas di Kotim, khususnya di Kota Sampit sangat kondusif selalu aman dan terkendali tidak ada hal yang sifatnya menggangu kecuali isu-isu liar dari sosial media yang justru diyakini ditebar oleh sejumlah oknum di luar Kotim. (Misnato-E3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *