Terkait Tambang, Bupati dan Kadis ESDM Morowali Dipanggil KPK

Anwar Hafid
Anwar Hafid

Morowali, BN – Bupati Morowali Anwar Hafid mengakui dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Pemanggilan, kata Anwar terkait dengan  supervisi di sektor pertambangan yang dilakukan KPK sejak beberapa bulan lalu yang mewajibkan pemerintah daerah Kabupaten Morowali,  memberikan laporan setiap bulannya.

“Ini sudah menjadi laporan kita ke KPK, untuk dilihat sejauh mana perkembangan. Saya dan kadis ESDM setiap bulan melapor lagi ke KPK. Kalau ada orang yang melihat kita bolak-balik ke KPK, pasti bilangnya kita sudah ditangkap barangkali, padahal ini dalam rangka kerjasama supervisi itu,” kata Anwar Hafdi baru-baru ini.

Bupati Morowali dan kepala dinas ESDM Morowali, secara rutin memberikan laporan setiap bulan ke KPK terkait perkembangan administratif perusahaan-perusahaan tambang di Morowali. Karena hal tersebut menjadi kewajiban pemerintah daerah setelah dilakukannya supervisi.

Menurutnya, laporan rutin setiap bulan ke KPK itu merupakan kerjasama supervisi. Dari laporan itu akan dilihat sejauhmana perkembangan di sektor pertambangan yang ada di daerah.

Dikatakannya lagi, pada 6 November mendatang akan dilaksanakan lagi pertemuan se-regional Sulawesi. Dari Sulawesi Tengah (Sulteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), dan Sulawesi Selatan (Sulsel). Pertemuan itu untuk melihat sejauhmana perkembangan masing-masing daerah terkait supervisi di sektor pertambangan.(ags)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment