Terkesan Tidak Tegas, Aktivitas Pembalakan kayu Liar di kabupaten Luwuk Banggai Semakin Marak

1357109pembalakan-toto-s2780x390Luwuk Banggai (Sulteng)-BN. Pembalakan liar kayu di kabupaten Banggai masih marak. Sayangnya, aparat penegak hukum terkesan tutup mata dan terkesan tidak tegas. Seperti saat penangkapan tiga truk kayu yang diduga ilegal oleh Kodim 1308 Luwuk Banggai (6/8) lalu.

Penangkapan tersebut ternyata hanya sekedar peringatan, tanpa ada tindakan tegas. Tiga truk kayu itu dibebaskan begitu saja tanpa ada jaminan apapun. “Penangkapan kemarin hanya shock therapy saja. Tapi kalau diulangi lagi akan ditindak tegas,” kata Dandim 1308 Luwuk Banggai, Letkol Inf Sapto Irianto, saat ditemui diruang kerjanya.

Ia menyatakan, tiga truk itu bukan hanya sekedar dibebaskan, tetapi tetap diawasi. Pihaknya sudah memanggil organisasi yang mengayomi pengangkutan kayu dan sudah ada kesepakatan. “ Kami sudah memberikan peringatan keras kalau kedapatan lagi, tidak akan dilepas dan pasti ditindak tegas,” tandas Sapto Irianto.

Ketika disinggung tentang bagaimana dengan kasus penangkapan kayu milik Mr Luca yang dimentahkan penyelidikan dari Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Kehutanan (Dishut) Banggai. Sapto menjawab “Kami serahkan saja kepada Dishut, karena itu kewenangan mereka”.

Sapto Irianto menambahkan, penangkapan itu karena tidak ada ijin angkut dari satu daerah ke daerah lain. “Ijin lainnya ada, tapi ijin angkut tidak ada,”Ungkapnya.(Verra WRC)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment