BINPERS

Berita Investigasi Nasional

Weni Terancam Di Pidanakan Terkait Anggaran Pejabat Barunya

Ramli Yaman dan 5 Pejabat SKPD akan diaktifkan kembali

Weni R Paraisu
Weni R Paraisu

Morotai (Malut)-BN, Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin itulah pepatah yang pantas diberikan kepada Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Weni R Paraisu. Setelah belum lama ini mendapatkan raport merah dari Gubernurnya sendiri, kini Weni kembali terancam untuk menginap di jeruji kembali.

Hal ini berkaitan dengan tidak dilaksanakannya surat perintah Menteri Dalam Negeri yang memerintahkan untuk mengaktifkan kembali Setkab Ramli Yaman beserta 5 pejabat Eselon II lainnya yang di nonaktifkannya beberapa saat setelah Weni menjabat sebagai Bupati.

Buntut dari pengangkatan pejabat baru kabinet Weni yang dianggap tidak sah, maka anggaran yang dipergunakannya pun otomatis tidak sah pula. Hal ini diperkuat oleh pernyataan Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba dalam Rapat Pimpinan Umum SKPD di Kantor Gubernur, Rabu (27/7/2016).

“Apa saja yang dilakukan 5 pejabat yang diangkat Bupati (Weni. Red) tidak sah. Apalagi terkait penggunaan anggaran dan itu Bupati bisa Pidana,” ungkap Abdul Ghani.

Tindakan gegabah Weni yang menonjobkan Sekda dan 5 pejabat SKPD pun akhirnya kini menjadi nasib naas baginya. Selain dicopot dari jabatannya kini Weni yang membuat geram para atasannya pun harus bersiap untuk tuntutan pidana terkait anggaran yang dipergunakannya. (editor: Iim Achdiat )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *